KabarBaik.co – Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menekankan agar seluruh anggotanya menjaga netralitas selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Netralitas aparatur negeri sipil (ASN) atau TNI/Polri adalah suatu keharusan sesuai amanat UU Nomor 10 Tahun 2016.
“Jadi ini sangat penting. Netralitas anggota Polri dengan menjaga nama institusi dengan tidak terlibat politik praktis ini akan menjadi tolak ukur kinerja Polres Batu dalam Pilkada 2024,” tegas Andi.
Menurut Andi, profesionalitas dan netralitas adalah harga mati dalam pengamanan pilkada bagi anggota Polri. “Jangan pernah merugikan institusi Polri dengan melakukan tindakan yang mencederai demokrasi. Termasuk melukai hati masyarakat,” ujar Andi.
Andi menyebut salah satu larangan yang harus dihindari anggota Polri selama tahapan pilkada adalah berpose foto dengan kode jari tertentu. Begitu juga memberikan dukungan pada calon wali kota, wakil wali kota, gubernur dan wakil gubernur.
”Intinya bahwa Polres Batu melarang anggotanya mendukung atau memihak salah satu calon. Tugasnya hanya pengamanan dan pengawalan setiap tahapan pilkada agar berjalan dengan tertib, lancar, dan aman,” tuturnya.
Perlu diingat, lanjut Andi, meskipun ada keluarga dari anggota Polri yang maju dalam pilkada, tetap tidak diperbolehkan mengikuti pertemuan politik. ”Apalagi sampai menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye,” pungkasnya. (*)








