KabarBaik.co, Pasuruan – Kecelakaan lalulintas yang diakibatkan dari truk tronton DK 8019 DG yang bermuatan gulungan kertas dari arah Malang-Surabaya hingga menabrak belakang truk di depannya mulai terungkap oleh Satlantas Polres Pasuruan, Senin (27/7) sekitar pukul 05.50 wib.
Dari hasil penyelidikan awal ditemukan bawah truk tronton DK 8019 DG dari rekaman CCTV yang terlihat menabrak belakang truk diesel di titik pertama di depan SPBU Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan sekitar 100 meter dari titik kedua.
Akibat menabrak belakang truk diesel, tronton keluar jalur berlawanan dan menabrak truk tangki serta 2 sepeda motor yang mengakibatkan 3 korban meninggal dunia di lokasi.
Tidak berhenti di situ, truk tronton terus melaju dan menabrak lagi truk diesel dan sepeda motor hingga keluar jalur dan masuk halaman rumah warga di sisi kanan jalan.
Truk tronton baru berhenti setelah menabrak rumah warga di bagian sisi kiri jalur Malang-Surabaya sebanyak 5 rumah dan tiang listrik dan telkom.
“Kejadian lakalantas satu rentetan mulai dari depan SPBU hingga berhenti menabrak rumah warga serta tiang listrik yang ada,” kata Kasar Lantas AKP Jauhar Rizqullah Sumirat saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat ini Kasat Lantas Polres Pasuruan menyampaikan dalam perkara lakalantas yang terjadi di jalan raya Malang-Surabaya tepatnya di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada evakuasi kendaraan-kendaran yang terlibat lakalantas.
“Masih fokus evakuasi pada kendaraan yang terlibat lakalantas, serta mengatur lalulintas agar segera terurai menghindari kemacetan panjang,” jelasnya.
Sedangkan korban luka-luka akibat kejadian ini ada 6 orang dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat, sedangkan korban meninggal berasa di kamar mayat RS Pusdik Brimob Watukosek Gempol.






