Kasus HIV di Trenggalek Menurun, Pemerintah Daerah Tingkatkan Upaya Pencegahan

oleh -107 Dilihat
6da691cf 3d30 42a5 be39 35b7d89f3165
Kepala Dinkesdalduk KB Trenggalek dr. Sunarto. (Foto: Herlambang)

KabarBaik.co – Kabupaten Trenggalek masih menghadapi tantangan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang terus berubah setiap tahunnya. Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Trenggalek, ditemukan 34 kasus HIV pada semester pertama 2024, jumlah yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

“Pada 2021 ada 18 kasus, lalu naik menjadi 83 kasus di tahun 2022 dan mencapai puncaknya dengan 104 kasus pada 2023,” ungkap Kepala Dinkesdalduk KB Trenggalek, dr. Sunarto, Kamis (31/10).

Menurut Sunarto, penularan HIV masih terus terjadi karena virus ini dapat menyebar melalui darah, cairan tubuh, dan media lain. “HIV bisa menular lewat darah, sperma, cairan vagina, dan ASI. Selain itu, juga melalui benda yang tercemar cairan tubuh pengidap HIV,” jelasnya.

Risiko penularan juga meningkat melalui penggunaan jarum suntik bergantian serta ibu dengan HIV yang dapat menularkan virusnya kepada anak selama kehamilan, persalinan, atau menyusui. Penggunaan alat bantu seks bersama turut berpotensi menularkan virus jika alat tersebut masih basah karena cairan tubuh pengidap.

Jika tidak ditangani, infeksi HIV berpotensi berkembang menjadi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh kehilangan kemampuan melawan infeksi. “AIDS adalah tahap akhir infeksi HIV yang membuat tubuh tak lagi mampu melawan patogen,” terang Sunarto.

Menyikapi tantangan ini, Dinkesdalduk KB Trenggalek telah mengintensifkan program edukasi untuk menekan angka kasus HIV. “Kami melakukan skrining dini pada ibu hamil, warga lapas, dan pekerja seks untuk deteksi dini kasus HIV,” ujarnya.

Sunarto juga menambahkan bahwa penyuluhan di kalangan pelajar SMP dan SMA terus dilakukan. “Kami telah melibatkan kader PIK R dan duta genre sebagai agen edukasi dalam pencegahan HIV/AIDS di sekolah-sekolah,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Herlambang


No More Posts Available.

No more pages to load.