Kebersamaan Lapas Klas I Surabaya dengan Warga Binaan Lewat Makan Siang Bersama

oleh -142 Dilihat
a5a80151 0612 480d acc6 32caa1e2e234 scaled
Petugas Lapas Kelas I Surabaya makan siang bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai wujud pendekatan humanis untuk mempererat komunikasi dan menjaga suasana lapas tetap aman dan kondusif (ist

KabarBaik.co – Blok hunian Lapas Klas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, tak hanya dipenuhi suara aktivitas rutin. Meja makan yang biasanya sederhana berubah menjadi ruang dialog. Petugas lapas dan warga binaan duduk sejajar, menikmati hidangan yang sama, tanpa sekat jabatan.

Makan siang bersama ini menjadi cara Lapas Kelas I Surabaya membangun pendekatan berbeda dalam pembinaan. Bukan melalui instruksi formal semata, melainkan lewat kebersamaan yang lahir dari interaksi sederhana namun bermakna.

Sebelum makan bersama dimulai, jajaran pejabat struktural lapas menyampaikan arahan singkat. Mulai dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kabid Adkamtib), Kabid Giatja, Kepala Bagian Tata Usaha, hingga Kepala Bidang Pembinaan. Pesan yang disampaikan pun seragam: disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan pemanfaatan masa pidana untuk memperbaiki diri.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman,menyebut kebersamaan seperti ini penting untuk membuka ruang komunikasi yang sering kali tertutup oleh sekat formalitas.

“Kami ingin warga binaan merasa didengar. Lewat suasana santai seperti ini, komunikasi bisa berjalan dua arah dan proses pembinaan menjadi lebih efektif,” ujarnya, Selasa (27/1).

Menurut Rachman, keamanan dan ketertiban di dalam lapas tidak bisa hanya bertumpu pada pengawasan, tetapi juga pada hubungan yang saling menghargai antara petugas dan warga binaan.

Hal senada disampaikan Kabid Administrasi Keamanan dan Ketertiban. Ia menegaskan bahwa kondisi lapas yang aman dan kondusif hanya bisa terwujud jika seluruh pihak memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama.

“Ketertiban bukan hanya soal aturan, tetapi soal kebersamaan. Ketika ada rasa saling menghargai, suasana aman akan terbentuk dengan sendirinya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, warga binaan juga dibekali pemahaman mengenai hak dan kewajiban, mekanisme integrasi, serta pentingnya mengikuti setiap program pembinaan yang telah disiapkan.

Usai arahan, suasana berubah lebih cair. Percakapan ringan mengalir di sela-sela makan siang. Petugas dan warga binaan saling berbagi cerita, menciptakan atmosfer hangat yang jarang terlihat di balik tembok pemasyarakatan.

Di Lapas Kelas I Surabaya, makan siang hari itu bukan sekadar mengisi perut, tetapi menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan dan harapan baru dalam proses pembinaan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.