KabarBaik.co, Lamongan – Seorang pelajar berusia 13 tahun meninggal dunia dalam insiden kecelakaan maut di jalan raya jurusan Plembon–Unisda, tepatnya di Dusun Jirekan, Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jumat (22/5).
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Personel Polres Lamongan bersama Polsek Sukodadi bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban, pengaturan arus lalu lintas, hingga penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Suzuki S-6527-MF, truk colt diesel S-8582-UJ, dan sepeda motor Yamaha Nmax S-3601-JCC,” jelasnya.
Korban meninggal diketahui berinisial RZP, 13, warga Kecamatan Sukodadi, Lamongan. Saat kejadian, RZP mengendarai sepeda motor Suzuki berboncengan dengan temannya HM, 13, warga Kecamatan Pucuk, Lamongan.
Sementara truk colt diesel dikemudikan M, 51, warga Kecamatan Kembangbahu, Lamongan. Sedangkan sepeda motor Yamaha Nmax dikendarai JK, 16, yang berboncengan dengan KM, 19, keduanya warga Kecamatan Kembangbahu.
Selain korban meninggal, HM dan JK mengalami luka-luka dan langsung mendapat penanganan medis.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ungkap Hamzaid, kecelakaan bermula saat sepeda motor Suzuki yang dikendarai RZP melaju dari arah selatan ke utara.
Saat tiba di lokasi kejadian, motor tersebut berusaha mendahului Yamaha Nmax yang berada di depannya. Namun, saat menyalip, kendaraan Suzuki diduga terlalu mengambil jalur ke kanan.
Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk colt diesel. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras membuat sepeda motor Suzuki terpental ke kiri dan kembali tertabrak Yamaha Nmax yang berada di belakangnya. Korban RZP meninggal dunia akibat luka parah di bagian kepala.
Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Polisi juga melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(*)






