KabarBaik.co, Gresik – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik berlangsung meriah, Senin (17/8) malam. Secara swadaya, masyarakat menggelar Sembayat Bamboo Carnival 2026 dengan anggaran nyaris Rp 1 miliar.
Sembayat Bamboo Carnival adalah tradisi karnaval bambu dua tahunan. Parade karya seni dari bambu yang dipusatkan di Jalan Raya Daendles tersebut menyedot perhatian masyarakat dari berbagai daerah.
Mereka antusias memadati rute karnaval sejak siang hingga malam hari. Karnaval pun berlangsung meriah diiringi sound horeg dan penampilan kebudayaan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala Desa (Kades) Sembayat Sauji, mengatakan Sembayat Bamboo Carnival tahun ini mengusung tema kedaerahan Republik Indonesia mulai dari Papua, Kalimantan, Jawa, hingga Sumatera.
“Pesertanya ada sebanyak 23 RT,” kata Sauji.
Masyarakat tampil dengan berbagai macam kreativitas. Beberapa peserta di antaranya menampilkan bentuk burung jalak bali yang dibentuk seperti ogoh-ogoh dipikul secara bersama-sama. Peserta juga memakai kostum daerah bersama dengan aksesoris lengkap.
Tak tanggung-tanggung, masing-masing peserta juga menyewa sound horeg untuk memeriahkan event dua tahunan ini.
“Harapan saya, semoga masyarakat bisa memberikan pelajaran. Karena event ini merupakan tradisi karnaval bambu. Untuk tahun ini, peserta menonjolkan sound-nya,” jelasnya.
Lanjut Sauji, peserta menghabiskan biaya yang tidak sedikit untuk keikutvsertaan Sembayat Bamboo Carnival. Setiap peserta yakni per Rukun Tetangga (RT) menghabiskan biaya sekitar Rp 35 juta.
“Kalau ditotal Rp 35 juta dikalikan 23 RT mencapai Rp 800 juta. Itu dengan penyewaan sound-nya,” pungkasnya.(*)






