Kemkomdigi Perkuat Internet di Daerah 3T dan Komunikasi Publik untuk Sekolah Rakyat

oleh -152 Dilihat
dXBsb2Fkcy8yMDI1LzgvMjgvNzk1ZWQwMTUtY2I1OS00NmUzLWI4OWUtZmNhNGU1NjYwMWEwLmpwZWc
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)

WhatsApp Image 2025 08 12 at 3.42.08 PM

KabarBaik.co – Kemkomdigi memberikan dukungan terhadap pengembangan Program Sekolah Rakyat yang menjadi mandat langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Sosial, melalui langkah penguatan jaringan internet dan komunikasi publik dengan memanfaatkan kanal digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan bahwa Sekolah Rakyat merepresentasikan integrasi berbagai program pengentasan kemiskinan.

“Sekolah Rakyat adalah miniatur program integratif. Orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki, masuk ke koperasi desa, anak dan keluarganya mendapat layanan kesehatan. Semua aspek disentuh,” kata Angga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/8).

Untuk memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan optimal, Angga menekankan dukungan infrastruktur jaringan internet, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Kita akan minta data lokasi Sekolah Rakyat. Dari sana bisa dilihat siapa yang sudah memiliki jaringan, siapa yang belum. Komdigi siap bantu memastikan konektivitasnya,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Kementerian Komdigi juga akan memperkuat komunikasi publik dengan memanfaatkan kanal digital agar masyarakat luas mengetahui manfaat Sekolah Rakyat.

“Saya melihat langsung di Bogor, ada anak pemulung yang bisa sekolah di Sekolah Rakyat. Kisah seperti ini harus diketahui publik, karena inilah wajah nyata program Presiden untuk wong cilik,” tutur Angga.

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail menyebutkan lima bentuk dukungan digitalisasi Komdigi untuk Sekolah Rakyat, mencakup penyediaan jaringan internet, penguatan komunikasi publik, integrasi platform dan aplikasi digital, pelatihan digital untuk guru Sekolah Rakyat, serta pemanfaatan pusat data nasional untuk pengelolaan data program.

“Kami punya jaringan ekosistem digital, termasuk startup (perusahaan rintisan) dan platform yang bisa dilibatkan. Jika ada kebutuhan data, Komdigi sudah menyiapkan program pusat data nasional untuk mendukung Sekolah Rakyat,” ujar Ismail.

Dengan dukungan digitalisasi, Kemkomdigi berharap Sekolah Rakyat menjadi sekolah alternatif bagi masyarakat miskin sekaligus gerakan digital inklusif untuk pengentasan kemiskinan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan Sekolah Rakyat dibangun atas tiga kunci utama yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto, yakni memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.

“Dengan Sekolah Rakyat, mimpi-mimpi mereka terbuka. Mereka yang putus asa kini kembali punya harapan, melahirkan pemungkin-pemungkin baru. Presiden menegaskan agar kita melihat yang tidak tampak, yang grassroot, yang nyaris tidak terdengar,” jelasnya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.