Ketua DPRD Surabaya Ajak Generasi Muda Teladani Nilai Perjuangan Bung Karno

oleh -100 Dilihat
Ketua DPRD kota Surabaya Saifuddin Zuhri. (Sugiantoro)
Ketua DPRD kota Surabaya Saifuddin Zuhri. (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno atau Bung Karno. Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Menurutnya, semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air yang diwariskan Bung Karno harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“1 Juni adalah Hari Lahir Pancasila. Ini juga bulan kelahiran tokoh besar, proklamator sekaligus arek Surabaya asli, Bung Karno. Spirit dan nilai perjuangan yang beliau wariskan harus terus membumi di Kota Surabaya karena ini adalah kota kelahirannya,” ujar Syaifuddin Zuhri, Senin (1/6).

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno. Bagi Kota Surabaya, bulan Juni memiliki makna historis yang mendalam karena merupakan bulan kelahiran sang Proklamator yang dikenal sebagai putra daerah Kota Pahlawan.

Syaifuddin menilai bahwa nilai-nilai yang diperjuangkan Bung Karno tetap sangat relevan hingga saat ini, terutama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam meneruskan estafet semangat kebangsaan tersebut.

Lebih jauh, politisi PDI Perjuangan ini menilai peringatan Hari Lahir Pancasila yang berdekatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya menjadi momentum tepat untuk memperkuat toleransi dan budaya gotong royong.

Sebagai bentuk implementasi nyata, Syaifuddin menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat kerukunan warga, termasuk melalui pengembangan Kampung Pancasila di berbagai wilayah.

“Saya mengajak seluruh anak muda dan warga Kota Surabaya untuk terus menggelorakan semangat gotong royong, menjaga kampung, menjaga kota, serta membudayakan sikap saling peduli, menghormati, dan menghargai sesama,” katanya.

Dalam menjaga keharmonisan, Syaifuddin menekankan bahwa setiap perbedaan harus diselesaikan melalui musyawarah dan dialog. Ia menilai budaya khas arek Surabaya yang mengedepankan kebersamaan atau cangkrukan menjadi modal sosial yang sangat berharga.

“Budaya arek Surabaya adalah duduk bersama, cangkrukan, dan mencari solusi bersama. Tidak boleh ada pertikaian. Semua persoalan atau kepentingan lainnya bisa dirumuskan bersama sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga oleh kuatnya karakter kebangsaan, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Momentum Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama adalah fondasi utama dalam membangun Surabaya yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Syaifuddin. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.