KabarBaik.co, Malang – Sejumlah pohon besar yang berdiri di sepanjang Jalan Raya Kendalpayak Selatan, Pakisaji, Kabupaten Malang, mulai ditangani Pemerintah Desa Kendalpayak. Pohon-pohon tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengendara karena sebagian berada di area tanah miring hingga sangat miring.
Penanganan dilakukan dengan pengeprasan hingga pemotongan pohon yang dianggap rawan tumbang. Kegiatan berlangsung sejak Selasa (12/8) hingga Jumat (14/8), menyasar jalur mulai kawasan RS Ben Mari hingga Jembatan Sungai Brantas.
Kepala Desa Kendalpayak, Samsul Huda, mengatakan langkah tersebut merupakan upaya pencegahan agar pohon yang kondisinya membahayakan tidak sampai tumbang dan menimpa pengguna jalan.
“Yang kami tangani adalah pohon-pohon yang kondisinya membahayakan pengguna jalan, terutama yang berada di tanah miring atau sangat miring,” ujar Samsul, Jumat (14/8).
Menurut Samsul, kekhawatiran terhadap pohon besar di sepanjang jalur tersebut bukan tanpa alasan. Sekitar dua pekan lalu, terjadi insiden pohon tumbang yang menimpa pengendara hingga menyebabkan sembilan orang menjadi korban.
Peristiwa tersebut menjadi evaluasi bagi pemerintah desa untuk segera memetakan dan menangani pohon-pohon lain yang memiliki potensi serupa.
“Penebangan dan pengeprasan ini merupakan tindak lanjut dari insiden pohon tumbang yang menimpa sembilan korban sekitar dua minggu lalu. Kami tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi,” jelas Samsul.
Selama tiga hari pelaksanaan, sedikitnya 10 pohon telah ditangani. Beberapa di antaranya merupakan pohon jenis randu, mahoni, dan waru yang dinilai memiliki kondisi atau posisi yang berpotensi membahayakan.
Penanganan dilakukan, menurutnya, melalui koordinasi Pemdes Kendalpayak dengan Polsek setempat dan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Dua unit kendaraan milik Dinas PU Bina Marga juga terlihat mendukung proses pemangkasan dan pemotongan di lokasi.
Pemdes Kendalpayak memastikan langkah antisipasi akan terus dilakukan dengan mengidentifikasi pohon-pohon besar lainnya yang berada di sepanjang jalur tersebut. Terlebih, kondisi cuaca yang tidak menentu dapat meningkatkan risiko pohon tumbang dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Pemerintah desa berharap penanganan sejak dini terhadap pohon yang berpotensi tumbang dapat mencegah terulangnya kejadian serupa sekaligus memberikan keamanan bagi pengendara yang melintas di Jalan Raya Kendalpayak Selatan. (*)






