Korban Penipuan Jual Beli Lapak Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan Mulai Jalani Pemeriksaan Polres Pasuruan

oleh -189 Dilihat
IMG 20260511 WA0045
Polres Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq) 

KabarBaik.co, Pasuruan – Tiga orang pelapor dugaan penipuan memasuki Unit Tipikor Polres Pasuruan untuk dimintai keterangan. Pada pekan lalu, pelapor atas nama Warso dimintai keterangan, sekarang giliran Wahyuniati, Lerep, dan Darmawan, juga dimintai keterangan soal kasus yang menimbulkan kerugian hingga Rp 160 juta tersebut.

Lerep mengaku bahwa dirinya dipanggil tim penyidik Tipikor Polres Pasuruan untuk dimintai keterangan karena sebagai korban yang melaporkan adanya penipuan di Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan. “Benar, saya dipanggil penyidik Polres Pasuruan untuk dimintai keterangan. Saya dimintai Rp 40 Juta untuk diperbolehkan berjualan di area Pasar Cheng Hoo Pandaan,” kata Lerep usai dimintai keterangan penyidik.

Sementara itu, Wahyuniati dan Darmawan juga mengutarakan hal yang sama. Mereka mengaku dimintai per stan durian sebesar Rp 40 juta agar bisa berjualan di area Pasar Cheng Hoo. “Iya, benar kami dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dimintai oleh siapa, diberikannya uang ke siapa dan masih banyak lagi pertanyaan penyidik,” ujar Wahyuniati.

Selaku kuasa hukum keempat pelapor Heri Siswanto, menjelaskan bahwa kliennya sudah dipanggil dan memberikan keterangan. “Keempat pelapor sudah dimintai keterangan, minggu depan kemungkinan terlapor akan dipanggil dan dicecer pertanyaan. Kita tunggu saja,” ungkap Heri Siswanto.

Untuk diketahui, sebanyak 4 pedagang durian mengaku dimintai uang agar bisa berjualan dengan aman di area Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.