KabarBaik.co, Blitar – Aktivitas di Kantor Bupati Blitar mendadak berubah ketat, Selasa (5/5). Pengamanan diperketat dan akses tamu dibatasi seiring kedatangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Pemkab Blitar.
Sejak pagi, sejumlah petugas keamanan tampak berjaga di area pintu masuk kantor. Beberapa tamu yang hendak masuk diminta menunjukkan kepentingannya. Bahkan, warga di luar agenda pemerintahan disebut tidak diperkenankan masuk ke area kantor bupati.
Di sisi lain, sejumlah kendaraan berpelat luar daerah terlihat terparkir di halaman kantor pemerintahan sejak pagi hari. Sementara di dalam gedung, berlangsung agenda tertutup yang dihadiri pejabat Pemkab Blitar dan anggota DPRD.
Salah satu yang ikut hadir, anggota DPRD Kabupaten Blitar Fraksi GPN Ansori Baidlowi, membenarkan adanya agenda bersama lembaga antirasuah tersebut.
“Kami diundang dalam kegiatan bersama KPK di Kantor Kabupaten,” ujarnya.
Menurut Ansori, selama kegiatan berlangsung seluruh peserta diminta meninggalkan telepon genggam maupun perangkat elektronik lain sebelum memasuki ruangan.
“Semua peserta tidak diperbolehkan membawa ponsel masuk,” katanya.
Meski begitu, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci alasan aturan tersebut diterapkan maupun materi yang dibahas dalam agenda itu.
Hingga siang hari, pertemuan masih berlangsung tertutup di dalam Kantor Bupati Blitar. Belum ada pihak dari KPK maupun Pemkab Blitar yang memberikan penjelasan resmi terkait agenda tersebut.(*)







