KabarBaik.co, Malang – Rabu (12/8) menjadi hari terakhir bagi ADZ mengenakan seragam sekolah. Siswa 8 tahun itu meninggal dunia setelah tertabrak pikap saat berjalan pulang sekolah di Jalan Raya Jatikerto, Kromengan, Kabupaten Malang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. ADZ yang merupakan siswa kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Jatikerto, saat itu berjalan seorang diri di tepi jalan.
Detik-detik kecelakaan tersebut terekam CCTV. Dalam rekaman terlihat ADZ berjalan di bahu jalan dari arah Kepanjen menuju Sumberpucung. Tak lama kemudian, sebuah pikap melaju dari arah berlawanan.
Kendaraan tersebut diketahui tengah berupaya mendahului kendaraan lain yang melaju di depannya. Saat melakukan manuver, pikap justru terlalu mengambil haluan ke kanan hingga masuk ke jalur yang dilalui korban.
ADZ sempat terlihat berhenti dan terdiam ketika menyadari kendaraan tersebut melaju ke arahnya. Beberapa detik kemudian, pikap menghantam tubuh korban.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Chelvin Alif Arliska mengatakan kendaraan yang terlibat kecelakaan merupakan Mitsubishi L300 bernomor polisi H 8646 AF yang dikemudikan Ivan Mulyono, 46, warga Kota Semarang.
“ADZ dilaporkan menjadi korban pejalan kaki yang tertabrak kendaraan pikap Mitsubishi L300 Nomor Pol H 8646 AF, yang dikemudikan Ivan Mulyono, 46. Korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di tempat kejadian laka,” ujar Chelvin dalam keterangannya, Kamis (13/8).
Kanit Laka Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin menjelaskan kecelakaan bermula ketika pikap melaju dan berusaha mendahului kendaraan roda empat yang berada di depannya.
“Kendaraan roda 4 mendahului kendaraan lain tapi terlalu ke kanan, bersamaan dengan itu ada anak berjalan kaki di pinggir jalan dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Samsul.
Menurut dia, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan ketika jarak dengan korban sudah terlalu dekat.
“Karena jarak sudah dekat, kendaraan roda 4 tidak bisa mengendalikan kemudi dan rem sehingga terjadi tabrak depan dengan pejalan kaki,” jelasnya.
Benturan tersebut menyebabkan ADZ mengalami luka serius pada bagian kepala dan sejumlah luka lecet. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Dan, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
Peristiwa kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Malang. Petugas masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kecelakaan yang merenggut nyawa bocah tersebut. (*)








