Lantik Pejabat Baru, Bupati Jember Terapkan Evaluasi Jabatan Tiap 3 Bulan

oleh -97 Dilihat
IMG 20260102 WA0023
Pelantikan penjabat lingkungan Pemkab Jember. (Ist)

KabarBaik.co – Bupati Jember melakukan pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, pada Jumat (2/1).

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya transisi kepemimpinan yang kondusif serta komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Saya juga sampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat yang telah mendukung jalannya pemerintahan selama sepuluh bulan terakhir,” ujar Gus Fawait.

Ia menekankan bahwa selama tahun 2025, Pemkab Jember telah menjaga tradisi transisi kepemimpinan dengan baik tanpa adanya penurunan eselon yang disengaja.

Bupati menegaskan, memasuki tahun 2026, pihaknya memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan tegas, mulai dari penurunan eselon hingga pelepasan status sebagai PNS, bagi pejabat yang tidak menjalankan perintah dan kebijakan kepala daerah.

“Saya mohon izin, mungkin di tahun 2026 saya akan sedikit lebih keras. Saya tidak akan segan mengambil tindakan tegas bagi mereka yang sengaja tidak menjalankan perintah dan kebijakan,” tegas Bupati.

Meski memberikan peringatan keras, Bupati menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan pegawai. Ia mengungkapkan bahwa meskipun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) mengalami penurunan akibat pengurangan transfer pusat, nilai Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Jember tetap dipertahankan.

“TPP kita tidak saya kurangi sedikit pun sebagai bentuk komitmen saya. Saya mengerti para ASN kita, dari Eselon II dan jajarannya, telah berjuang luar biasa selama sepuluh bulan ini,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti keberhasilan program unggulan seperti Bunga Desaku dan Gus J menyapa. Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di pelosok desa yang selama ini jarang terjangkau oleh pemimpin daerah.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sosialisasi program pemerintah, seperti Universal Health Coverage (UHC), melalui media luar ruang agar masyarakat yang memiliki keterbatasan akses internet tetap mendapatkan informasi penting.

Di akhir arahannya, Bupati mengingatkan bahwa setiap pejabat yang baru dilantik akan menjalani evaluasi berkala setiap tiga bulan.

Perombakan jabatan dimungkinkan terjadi dalam enam bulan jika kinerja yang ditunjukkan tidak memenuhi target, terutama dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan indikator pembangunan daerah lainnya.

“Tolong perjuangkan apa yang menjadi kebijakan kepala daerah. Lakukan amanah ini sebaik-baiknya demi Jember Baru, Jember Maju,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.