Libatkan Ahli, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Gardu PLN Blitar di Peristiwa Meninggalnya Balita

oleh -73 Dilihat
IMG 20260429 WA0041
Gardu milik PLN di Blitar dipasangi garis polisi pasca meninggalnya bayi. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Penanganan kasus meninggalnya balita berinisial ARR di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, masih terus bergulir. Polisi kini mulai melibatkan ahli untuk mendalami dugaan kelalaian pada instalasi gardu listrik milik PLN.

Seperti diketahui, peristiwa tragis itu terjadi pada Oktober 2025 lalu. Korban diduga tersengat listrik dari Instalasi Gardu Tiang Trafo (GTT) yang berada di lokasi. Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Mereka menilai ada unsur kelalaian dalam pengelolaan instalasi listrik.

Kuasa hukum keluarga korban, Nur Ali, menyebut sejumlah bukti mengarah pada dugaan tersebut. Salah satunya rekaman CCTV di sekitar lokasi. “Instalasi GTT tidak dilengkapi pagar pengaman yang memadai. Selain itu, posisi gardu dinilai terlalu rendah sehingga mudah dijangkau, termasuk oleh anak-anak,” ujarnya, Rabu (29/4).

Menanggapi laporan itu, Satreskrim Polres Blitar masih melakukan penyelidikan. Polisi kini fokus menelusuri kesesuaian standar operasional prosedur (SOP) instalasi gardu listrik tersebut.

Kasatreskrim Polres Blitar, Margono Suhendra, mengatakan pihaknya akan meminta keterangan ahli untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian. “Kami akan melihat SOP gardu. Kalau memang ada perubahan kondisi karena faktor waktu dan tidak masuk unsur kelalaian, tentu akan kami pertimbangkan,” jelasnya.

Menurutnya, pihak PLN menyatakan instalasi tersebut sebelumnya telah sesuai standar. Namun, penyidik masih perlu memastikan kondisi di lapangan saat kejadian.

Selain memeriksa pihak keluarga dan PLN, polisi juga berencana menghadirkan ahli dari tingkat provinsi hingga kementerian. “Kami masih mencari ahli yang kompeten. Jika tidak ada di provinsi, akan kami minta dari kementerian,” tambahnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.