Truk Muatan Pasir Mogok di Perlintasan Blitar, Tertabrak Kereta Api Dhoho

oleh -646 Dilihat
Kondisi truk setelah tertemper kereta api di Blitar. (Calvin Bt)
Kondisi truk setelah tertemper kereta api di Blitar. (Calvin Bt)

KabarBaik.co, Blitar– Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api JPL 190 wilayah Kota Blitar, Selasa malam (28/4) sekitar pukul 21.45 WIB. Sebuah truk bermuatan pasir tertabrak kereta api Dhoho rute Blitar–Malang setelah mogok tepat di dekat rel.

Kanit Gakkum satlantas Polres Blitar Kota Ipda Suratno, mengatakan kejadian bermula saat truk melaju dari arah utara ke selatan dan hendak melintas di perlintasan.

“Pada saat bersamaan, kereta api melintas dari arah barat ke timur. Palang pintu juga sudah dalam proses menutup,” ujarnya.

Namun nahas, saat truk sudah berada dekat rel, mesin kendaraan tiba-tiba mati dan tidak bisa dijalankan kembali.

“Truk mengalami mogok tepat di dekat rel, sehingga terjadi kecelakaan. Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Beruntung, sopir truk sempat turun dari kendaraan sebelum tabrakan terjadi, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Kondisi sopir selamat, hanya mengalami syok,” tambahnya.

Akibat kejadian ini, perjalanan kereta sempat terganggu. Rangkaian kereta diketahui kembali ke stasiun untuk dilakukan pergantian lokomotif.

Sementara itu, truk yang mengangkut pasir dalam kondisi penuh harus dievakuasi secara manual oleh petugas karena tidak dapat langsung dipindahkan.

“Truk kami tarik manual dan sudah kami tepikan dari lokasi,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.