KabarBaik.co, Lamongan – Polres Lamongan mengeluarkan ultimatum atau peringatan keras kepada oknum pesilat yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ultimatum ini disampaikan menjelang peringatan bulan Suro serta agenda pengesahan warga baru sejumlah perguruan silat.
Melalui pesan peringatan yang disampaikan kepada masyarakat, khususnya anngota perguruan silat, kepolisian menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan yang mengarah pada gesekan antarkelompok maupun aksi yang meresahkan warga.
Polres Lamongan menyatakan akan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang sengaja memicu konflik, melakukan konvoi liar, perusakan, maupun tindakan lain yang mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat.
“Jika Anda nekat memicu gesekan atau merusak ketenteraman masyarakat, kami tidak akan ragu melakukan tindakan tegas dan terukur,” demikian isi peringatan yang disampaikan Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid, Senin (15/6).
Dalam peringatan tersebut, kepolisian juga menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban untuk mematuhi hukum yang berlaku. Karena itu, oknum yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan pidana.
“Pilihannya hanya dua, tunduk pada hukum dan aturan atau berhadapan langsung dengan ancaman pidana yang berlaku,” tegasnya.
Peringatan keras tersebut dikeluarkan menjelang sejumlah kegiatan perguruan silat yang biasanya berlangsung pada bulan Suro atau Muharram. Momen tersebut kerap diwarnai peningkatan mobilitas anggota perguruan, termasuk kegiatan pengesahan warga baru.
Di Kabupaten Lamongan sendiri, dalam beberapa tahun terakhir sempat terjadi sejumlah gesekan yang melibatkan oknum anggota perguruan silat. Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan keresahan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Karena itu, kepolisian mengajak seluruh anggota perguruan silat untuk menjaga kondusivitas wilayah, menghormati aturan yang berlaku, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun tindakan yang dapat memicu konflik.
Polres Lamongan juga memastikan akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan selama rangkaian kegiatan Bulan Suro berlangsung guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.(*)






