KabarBaik.co, Sidoarjo – Tongkat estafet kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Sidoarjo resmi berpindah tangan. Rizza Ali Faizi, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo, dipercaya memimpin partai berlambang bola dunia tersebut untuk masa bhakti 2026-2031.
Terpilihnya Rizza menjadi babak baru bagi PKB Sidoarjo sekaligus menandai munculnya generasi kepemimpinan baru yang lahir dari proses kaderisasi panjang di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).
Penetapan tersebut menjadi akhir dari rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) VI PKB Sidoarjo yang sebelumnya mengerucutkan empat nama kandidat terbaik.
Rizza berhasil melewati tahapan seleksi dan uji kelayakan yang digelar DPP PKB bersama tiga kandidat lainnya, yakni Abdillah Nasih, Usman, dan Ibbnu Azzar Firdaous. Seluruh kandidat menjalani tes akademik, tes psikologi, hingga wawancara langsung sebagai bagian dari mekanisme penjaringan pimpinan partai.
Sebagai Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo Rizza dikenal aktif mengawal berbagai isu pemerintahan, pelayanan publik, hingga kebijakan strategis daerah. Pengalaman politik dan organisasinya menjadi salah satu modal penting untuk memimpin PKB Sidoarjo menghadapi agenda politik lima tahun ke depan.
Rizza mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, kepercayaan tersebut bukan sekadar jabatan politik, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga soliditas partai dan memperkuat peran PKB di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo. Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi amanah bersama yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya, Jumat (12/6).
Pria yang akrab disapa Kaji Rizza itu juga menilai proses seleksi yang dilakukan DPP PKB menunjukkan keseriusan partai dalam menyiapkan pemimpin yang berkualitas dan memiliki integritas.
“Semua tahapan yang kami lalui merupakan bagian dari proses kaderisasi yang sehat. Saya menghormati seluruh kandidat yang telah mengikuti proses ini karena semuanya adalah kader terbaik PKB,” katanya.
Di lingkungan organisasi, Rizza bukan sosok baru. Ia pernah menjabat Ketua IPNU Sidoarjo, Ketua GP Ansor Sidoarjo selama dua periode, dan kini dipercaya sebagai Kasatkorwil Banser Jawa Timur. Sementara pada Pemilu Legislatif 2024 lalu, ia menjadi salah satu kader PKB dengan perolehan suara signifikan di Kabupaten Sidoarjo.
Mengawali kepemimpinannya, Rizza menegaskan akan fokus memperkuat konsolidasi internal partai hingga tingkat desa. Menurutnya, kekuatan struktur dan kader merupakan kunci utama menjaga eksistensi sekaligus dominasi PKB di Kabupaten Sidoarjo.
“Prioritas kami adalah memperkuat struktur partai dari tingkat cabang, anak cabang hingga ranting. PKB harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk meninggalkan perbedaan pasca proses pemilihan dan kembali bersatu membangun kekuatan partai.
“Tidak ada lagi sekat-sekat pasca proses pemilihan. Saatnya seluruh kader bergandengan tangan, menjaga kekompakan, dan bekerja untuk kemajuan PKB serta masyarakat Sidoarjo,” ungkapnya.
Ke depan, Rizza akan menghadapi tantangan menjaga posisi PKB sebagai salah satu kekuatan politik terbesar di Kabupaten Sidoarjo. Selain memperkuat kaderisasi dan struktur organisasi, kepengurusan baru juga diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“PKB harus menjadi rumah besar bagi umat dan masyarakat. Kami ingin partai ini semakin dekat dengan rakyat serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Sidoarjo,” tandasnya.
Dengan latar belakang sebagai Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo dan pengalaman panjang di organisasi kepemudaan maupun keagamaan, kepemimpinan Rizza Ali Faizin diharapkan mampu membawa PKB Sidoarjo semakin solid, adaptif, dan tetap menjadi partai yang dekat dengan masyarakat hingga akar rumput.(*)






