Perlintasan Sudah Ditutup, Lansia Tewas Tertabrak KA di Srengat

oleh -352 Dilihat
8e95fdb4 4f0b 4102 bcbf 1153d3187ad7
Korban saat dievakuasi.

KabarBaik.co, Blitar – Kecelakaan melibatkan kereta api terjadi di wilayah Srengat, Senin (6/4) pagi. Seorang pria lanjut usia (lansia) dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta saat menyeberang rel.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di perlintasan sebidang Desa Ngaglik. Korban diketahui bernama Nandam, 74, warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno, menjelaskan, saat kejadian korban tengah menuntun sepeda kayuhnya untuk melintas rel dari arah selatan ke utara.

“Pada saat bersamaan, Kereta Api Kertanegara melaju dari arah timur ke barat, sehingga terjadi benturan dengan korban,” ujarnya.

Ia menambahkan, lokasi kejadian merupakan perlintasan yang telah ditutup dan tidak diperuntukkan bagi kendaraan bermotor. Namun, masih terdapat aktivitas warga yang melintas secara terbatas.

“Perlintasan tersebut sebenarnya sudah ditutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melintas di jalur tersebut demi keselamatan,” tegasnya.

Menurutnya, kejadian ini menjadi pengingat penting agar masyarakat lebih waspada saat berada di sekitar jalur rel kereta api.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami harap masyarakat bisa mematuhi aturan dan tidak mengambil risiko di perlintasan yang sudah tidak difungsikan,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi.

Petugas kepolisian bersama Polsek setempat langsung melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) serta mengamankan lokasi.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.