KabarBaik.co, Bojonegoro – Momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 membuat peningkatan mobilitas masyarakat pengguna transportasi kereta api. Pada Rabu (13/5) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan penumpang di Stasiun Bojonegoro dengan total proyeksi mencapai 1.483 pelanggan dalam satu hari.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 685 pelanggan tercatat melakukan perjalanan keberangkatan, sementara 798 pelanggan turun di Stasiun Bojonegoro. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung hingga jadwal keberangkatan kereta terakhir pada malam hari.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, peningkatan jumlah penumpang menunjukkan tingginya minat masyarakat menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama selama periode libur panjang.
“Menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus meningkat. Kereta api menjadi pilihan karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas kemacetan,” ujar Mahendro.
Selama periode libur panjang yang berlangsung pada 13–18 Mei 2026, Stasiun Bojonegoro tercatat telah melayani total 5.722 pelanggan. Rinciannya, 2.707 pelanggan berangkat dan 3.015 pelanggan tiba di Bojonegoro.
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, Stasiun Bojonegoro setiap harinya melayani 30 perjalanan kereta api jarak jauh dengan berbagai tujuan ke sejumlah kota di Indonesia. Layanan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama masa libur.
“Kami mengimbau pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak terlalu mendekati jadwal keberangkatan. Dengan demikian, proses boarding dapat berjalan lebih nyaman dan pelanggan dapat terhindar dari risiko tertinggal kereta,” tandas Mahendro. (*)







