Luas Panen Padi Menurun, tapi Ngawi Sukses Pertahankan Prestasi di Sektor Pertanian

oleh -135 Dilihat
PEMKAB NGAWI
epala DKPP Ngawi (kanan), Supardi, bersama Kabid Tanaman Pangan DKPP Ngawi (kiri), Hasan, menunjukkan piagam penghargaan dari Kementan. (Foto: DKPP Pemkab Ngawi)

KabarBaik.co- Kabupaten Ngawi sukses mempertahankan prestasinya di sektor pertanian. Daerah di ujung barat Jawa Timur itu meraih predikat peringkat 1 indeks pertanaman padi tingkat Nasioanl tahun 2023.

Kabar baik tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Ngawi Supardi. Dia pun menyampaikan terimakasih kepada seluruh petani dan stakeholder pertanian Kabupaten Ngawi atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan.

Kick Off Petani Milenial Inovatif Jatim 2024, Cek Timeline dan Syaratnya di Sini

’’Terimakasih kepada seluruh petani serta stakeholder yang telah mendukung program-program bidang pertanian sehingga kita bisa mencapai peringkat tertinggi indeks pertanaman padi tingkat nasional tahun 2023,” kata Supardi dilansir dari RRI (1/9).

Berdasarkan data BPS, pada 2023, luas panen padi mencapai sekitar 124,92 ribu hektare dengan produksi padi sebesar 771,25 ribu ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada 2023 mencapai 445,34 ribu ton.

Padahal, luas panen padi pada 2023 mengalami penurunan sebanyak 2,85 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 atau turun sekitar 124,92 hektare dari 128,59 ribu hektare. Namun, produksi padi mengalami peningkatan sebanyak 15,31 ribu ton atau 2,03 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 755,94 ribu ton GKG.

Satu Tahun, Tiga Alhamdulillah

“Luas panen padi dihitung tiga kali luas lahan atau dihitung selama 3 kali musim panen,” lanjutnya.

Supardi berharap, penghargaan yang diberikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu dapat meningkatkan semangat petani terutama dalam menerapkan Pertanian Ramah Lingkugan Berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.