Lukisan 25 Muassis NU Jadi Magnet Pameran Seni Jelang Muktamar di Tambakberas Jombang

oleh -80 Dilihat
Lukisan 25 kiai muassis NU karya J. Hasanto yang akan dipamerkan jelang Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang.(Istimewa)
Lukisan 25 kiai muassis NU karya J. Hasanto yang akan dipamerkan jelang Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang.(Istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Sebanyak 25 kiai pendiri atau muassis Nahdlatul Ulama (NU) diabadikan dalam satu lukisan karya seniman J. Hasanto. Karya berjudul 25 Kiai Muassis NU itu akan dipamerkan dalam rangka menyambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang.

Lukisan tersebut menampilkan wajah para ulama yang memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya NU. Tiga di antaranya merupakan tokoh asal Jombang, yakni KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri.

Selain ketiganya, lukisan berukuran besar itu juga menampilkan KH As’ad Syamsul Arifin serta sejumlah kiai lainnya yang berkontribusi dalam perjalanan NU.

Hasanto mengerjakan lukisan tersebut menggunakan cat minyak di atas kanvas berukuran 250×120 sentimeter. Setelah diberi bingkai, ukurannya mencapai 277×147 sentimeter.

Hasanto mengatakan, lukisan tersebut tidak hanya dibuat untuk menghadirkan keindahan visual. Ia ingin karya itu menjadi media untuk mengenalkan kembali para pendiri NU kepada masyarakat.

“Kami berharap banyak warga NU bisa melihat lukisan tersebut untuk mengenal para kiai pendiri NU yang ternyata jumlahnya banyak,” ujar Hasanto, Kamis (13/8).

Menurutnya, pengenalan terhadap para muassis NU penting dilakukan, terutama kepada generasi muda agar mereka mengetahui tokoh-tokoh yang memiliki peran besar dalam sejarah organisasi.

Pameran seni menyambut Muktamar ke-35 NU tersebut akan dibuka lebih awal, yakni mulai 20 Agustus 2026. Sementara Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Pameran digelar di halaman depan rumah mantan Bupati Jombang Mundjidah Wahab, tepat di depan Pondok Pesantren Al Wahabiyyah 1 dan Al Lathifiyyah 2 Tambakberas.

Sekitar 100 lukisan disiapkan untuk dipamerkan. Selain bertema NU dan Islam, karya yang ditampilkan juga mencakup kaligrafi serta lukisan sejumlah tokoh nasional.

Hasanto menggelar pameran tersebut bersama dua seniman lainnya, yakni Kholison Syafi’i dari Semarang dan Riyanto dari Demak.

Tak hanya pameran, Hasanto juga menyiapkan lelang daring untuk 10 karya terbaik. Beberapa karya yang masuk dalam daftar lelang di antaranya lukisan 25 muassis NU, lukisan para pendiri NU, serta dua karya kaligrafi berbahan kain perca.

Hasanto dikenal sebagai seniman yang banyak mengangkat tokoh dan sejarah ulama melalui karya lukis. Ia pernah melukis KH Hasan Gipo dan mendapat kepercayaan dari keluarga besar atau dzuriyah untuk melukis Syaikhona Kholil Bangkalan.

Melalui pameran ini, Hasanto berharap seni dapat menjadi sarana untuk merawat ingatan sejarah sekaligus mengenalkan perjuangan para ulama kepada masyarakat.

“Rombongan seniman dijadwalkan berangkat ke Tambakberas pada 18 Agustus 2026. Setelah seluruh karya dan perlengkapan tiba, pameran akan mulai dibuka pada 20 Agustus 2026,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.