Mahasiswi PGSD Unram Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos, Motor Hilang

oleh -150 Dilihat
Korban saat dievakuasi petugas.
Korban saat dievakuasi petugas.

KabarBaik.co, Mataram – Seorang mahasiswi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Mataram (Unram) berinisial NDR, 21, ditemukan tewas di kamar kosnya di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Minggu (18/5) malam.

Penemuan jenazah mahasiswi asal Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat itu mengejutkan warga sekitar.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya yang merasa curiga karena tidak dapat menghubungi korban selama beberapa waktu terakhir. Kecurigaan itu berujung pada penemuan jasad korban di dalam kamar kos dalam kondisi terlentang.

Kapolsek Selaparang Zulharman Lutfi menjelaskan, korban sempat menghubungi salah satu saksi melalui aplikasi WhatsApp pada 16 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Saat itu, saksi masih berada di Jakarta dalam perjalanan menuju Lombok.

Setelah tiba di Lombok pada Minggu sore sekitar pukul 15.00 WITA, saksi kembali mencoba menghubungi korban. Namun telepon seluler korban sudah tidak aktif.

Sekitar pukul 21.00 WITA, saksi bersama sepupunya mendatangi kamar kos korban di kawasan Gomong. Saat tiba di lokasi, kamar dalam keadaan gelap dan tidak ada respons saat pintu diketuk berulang kali.

“Karena sepeda motor korban juga tidak terlihat, saksi sempat mengira korban sedang keluar,” ujar Lutfi kepada wartawan, Senin (18/5).

Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian kembali bersama beberapa rekannya untuk memastikan kondisi korban. Saat mengintip melalui ventilasi kamar menggunakan senter, mereka melihat korban dalam posisi terlentang dan mencium bau tidak sedap dari dalam kamar.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kepala lingkungan setempat yang diteruskan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pihak kepolisian.

Personel Polsek Selaparang bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.

“Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara dan lokasi kamar kos sudah dipasang garis polisi. Untuk proses autopsi masih menunggu persetujuan pihak keluarga,” katanya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Saat ini lokasi sudah diamankan dan sejumlah barang bukti juga telah kami amankan,” tegas Lutfi.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.