Masa Tunggu Haji Khusus 9 Tahun, BSI Perkuat Layanan Tabungan dan Ekosistem Haji

oleh -135 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 11 at 2.01.36 PM
BSI dan PIHK Sepakati Kerjasama Perluasan Layanan Ibadah Haji Khusus (Ist)

KabarBaik.co, Jakarta – Masa tunggu haji khusus yang kini mencapai sekitar sembilan tahun mendorong masyarakat untuk mempersiapkan kebutuhan ibadah ke Tanah Suci sejak lebih dini. Melihat kebutuhan tersebut, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat layanan di sektor haji dengan menggandeng ratusan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Kolaborasi itu ditujukan untuk menghadirkan layanan haji yang lebih terintegrasi, mulai dari tahap perencanaan keuangan hingga persiapan keberangkatan jamaah.

BSI, di bawah dukungan Danantara Indonesia, menilai perencanaan finansial menjadi salah satu aspek penting bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji. Dengan masa tunggu yang cukup panjang, calon jamaah memiliki waktu lebih luas untuk mempersiapkan dana dan berbagai kebutuhan keberangkatan secara bertahap.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan meningkatnya masa tunggu haji khusus membuat masyarakat perlu melakukan persiapan lebih awal.

“Ketika masa tunggu haji khusus telah mencapai sembilan tahun, masyarakat perlu mempersiapkan perjalanan hajinya jauh lebih awal. BSI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan haji dan menjadi mitra yang membantu masyarakat merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci dengan lebih baik, terarah, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Erwan, Selasa (11/8).

Berdasarkan data yang disampaikan BSI, antrean haji reguler saat ini mencapai sekitar 5,45 juta jamaah dengan rata-rata masa tunggu nasional 26 hingga 29 tahun. Adapun antrean haji khusus mencapai sekitar 149 ribu jamaah dengan masa tunggu sekitar sembilan tahun.

Dalam kondisi tersebut, penguatan layanan perbankan syariah untuk kebutuhan haji menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat melakukan persiapan finansial. Salah satunya melalui kemudahan akses layanan perbankan dan pengelolaan dana haji sesuai prinsip syariah.

Melalui kerja sama dengan ratusan PIHK, BSI berupaya menghubungkan layanan perbankan dengan kebutuhan calon jamaah. PIHK memiliki peran dalam penyelenggaraan haji khusus, sementara BSI menyediakan dukungan layanan perbankan untuk membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan finansialnya.
Erwan mengatakan kerja sama tersebut juga menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem haji yang lebih terintegrasi.

“PIHK memiliki kedekatan dengan calon jamaah dan memahami kebutuhan mereka secara langsung. Karena itu, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman layanan haji yang lebih terintegrasi, memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian bagi masyarakat dalam merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci,” katanya.

Penguatan ekosistem haji tersebut sekaligus mempertegas posisi BSI sebagai salah satu pemain utama dalam layanan perbankan syariah di sektor haji.

Saat ini, BSI merupakan salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dengan pangsa penerimaan setoran haji reguler terbesar di Indonesia, yakni sekitar 83 persen. Sementara untuk segmen haji khusus, pangsa BSI tercatat sekitar 35,40 persen.

Besarnya pangsa tersebut menjadi modal bagi BSI untuk terus mengembangkan layanan haji, tidak hanya dalam penerimaan setoran, tetapi juga dalam mendukung kebutuhan finansial calon jamaah selama masa persiapan.
Bagi BSI, pengembangan layanan haji juga merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

Dengan masa tunggu yang panjang, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyiapkan kebutuhan ibadah secara lebih terencana. Persiapan sejak dini diharapkan dapat membantu calon jamaah mengatur kebutuhan keuangan sekaligus mempersiapkan perjalanan ibadah secara bertahap.

Melalui sinergi dengan PIHK dan penguatan layanan perbankan syariah, BSI menargetkan ekosistem haji dapat semakin terintegrasi sehingga masyarakat memperoleh pendampingan yang lebih baik sejak tahap perencanaan hingga keberangkatan ke Tanah Suci. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.