KabarBaik.co, Jombang – Mayat seorang pria ditemukan mengapung di saluran irigasidi Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Megaluh, Jombang, Minggu (10/5) malam.
Jasad pria tersebut ditemukan dalam kondisi mengapung dengan posisi tertelungkup di aliran sungai kecil. Saat dievakuasi, korban masih mengenakan pakaian lengkap dan tubuhnya mulai membengkak.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, penemuan mayat itu bermula saat seorang warga mencari anggota keluarganya yang dilaporkan tidak pulang sejak sehari sebelumnya.
“Yang menemukan warga sini, setelah mencari anggota keluarganya yang sebelumnya katanya jatuh dan belum pulang,” kata Adi, salah seorang warga di lokasi kejadian.
Menurut Adi, sehari sebelumnya warga sempat menemukan sebuah sepeda motor berada di aliran sungai tersebut tanpa pengendaranya.
“Warga menemukan motor di sungai kecil itu, tapi orangnya tidak ada. Karena motornya dikenali keluarga, akhirnya dilakukan pencarian menyusuri sungai sampai ditemukan jasad tadi malam,” ujarnya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jasad ke RSUD Jombang.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Benar, sekitar pukul 22.00 WIB dilaporkan ada penemuan jasad seorang pria di saluran irigasi wilayah Megaluh,” ujar Dimas kepada wartawan.
Menurutnya, jasad korban kini berada di RSUD Jombang untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Dimas juga membenarkan sebelumnya ada laporan penemuan sepeda motor di lokasi yang sama. Keluarga pemilik motor disebut sempat melakukan pencarian karena pengendaranya hilang.
“Untuk identitas korban masih belum diketahui. Memang sehari sebelumnya ada penemuan sepeda motor di aliran yang sama dan keluarga sempat mencari pengendaranya,” katanya.
Meski demikian, polisi belum bisa memastikan apakah jasad yang ditemukan merupakan pengendara motor yang hilang tersebut.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan visum untuk memastikan identitas korban,” pungkasnya. (*)






