KabarBaik.co, Sidoarjo – Warga Jatim sebaiknya tak lengah saat beraktivitas di luar rumah pada Sabtu (7/2). Meski pagi hari cenderung berawan hingga cerah berawan, kondisi cuaca diprakirakan berubah signifikan saat siang hingga sore.
Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, hujan ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sejumlah wilayah. Daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang Raya, Kediri, Probolinggo, Banyuwangi, hingga Trenggalek masuk dalam daftar wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan.
Pola yang sama terjadi hampir merata di Jawa Timur. Mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB, awan hujan diperkirakan tumbuh dan memicu hujan dengan intensitas bervariasi. Bahkan, beberapa wilayah berpeluang mengalami petir cukup intens, terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.
Tak hanya hujan, BMKG juga mencatat suhu udara yang cukup kontras, berkisar antara 17 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan tinggi mencapai 98 persen. Kondisi ini membuat cuaca terasa lebih gerah sebelum hujan turun.
Angin bertiup dari arah Barat hingga Timur Laut dengan kecepatan yang di beberapa wilayah mencapai 30 kilometer per jam. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat dampak hujan, terutama pada sore hingga malam hari. Di beberapa daerah seperti Kota Batu dan Probolinggo, cuaca udara kabur diprakirakan muncul saat malam.
BMKG Juanda menegaskan, potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur masih akan berlangsung hingga 10 Februari mendatang. Fenomena ini dipicu oleh aktifnya dinamika atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan secara masif.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak menyepelekan perubahan cuaca. Hindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan petir, dan pastikan keselamatan saat berkendara di jalan licin.
Warga di wilayah rawan bencana juga diminta mengantisipasi banjir, genangan, serta tanah longsor. (*)






