Mimpi Besar dari Daerah, BINEF 2026 Buka Peluang Pelajar dan Mahasiswa Banyuwangi Tembus Kampus Dunia

oleh -105 Dilihat
IMG 20260813 WA0024
Anak-anak muda Banyuwangi kembali menggelar Blambangan Internasional Education Festival (BINEF) 2026. (Foto: Muhammad Ikhwan)

KabarBaik.co, Banyuwangi – Anak-anak muda Banyuwangi kembali menggelar Blambangan Internasional Education Festival (BINEF) 2026. Event tahunan tersebut menghubungkan pelajar dan mahasiswa Banyuwangi ke dunia pendidikan internasional dengan membangun konektivitas diaspora Indonesia.

Acara yang dibuka Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani di Kampus Poliwangi ini menghadirkan sejumlah narasumber. Seperti Syaeful Mujab, penerima beasiswa LPDP S2 London School of Economics and Politic Science, Inggris, Hardika Dwi Hermawan, penerima beasiswa LPDP yang menempuh studi Master of Science di Hong Kong University sekaligus pendiri Desamind.

Ada juga Achmad Roghib Mabrur, putra Banyuwangi yang kini menempuh pendidikan doktoral di National Chung Hsing University Taiwan. Dalam kesempatan itu, Ipuk menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan kecerdasan digital serta kemampuan membangun jejaring internasional sebagai bekal generasi muda menghadapi masa depan.

BINEF 2026 tahun ini mengusung tema “Establishing Banyuwangi Student Connectivity to Prepare Superior Human Resources for Indonesia’s Future”. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan tentang peluang studi ke luar negeri, membangun konektivitas diaspora, serta mempersiapkan generasi muda agar siap bersaing secara global. Event ini berlangsung 12-13 Agustus 2026, diikuti lebih dari 100 pelajar dan mahasiswa se-Banyuwangi.

Ipuk mengatakan, merujuk laporan World Economic Forum Future of Jobs 2025, hingga 2030 diperkirakan akan tercipta 170 juta pekerjaan baru, namun 92 juta pekerjaan yang ada saat ini berpotensi tergantikan. Karena itu, pendidikan tidak boleh hanya menyiapkan anak-anak untuk pekerjaan hari ini, tetapi juga untuk pekerjaan yang bahkan belum ada saat ini.

“Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan dan transisi energi, telah mengubah kebutuhan tenaga kerja secara drastis. Karenanya generasi muda harus memiliki penguasaan dan kemampuan dibidang ini sebagai bekal menghadapi masa depan. Dan yang penting berjejaring untuk mendapatkan peluang yang lebih luas,” ujar Ipuk.

Salah satu pembicara, Syaeful Mujab dihadirkan sebagai inspirasi bagaimana seorang pemuda daerah bisa berprestasi lewat beasiswa. “Jangan berkecil hati meskipun kita berasal dari daerah. Siapapun dari kita bisa mempunyai mimpi besar dengan berusaha untuk mencapainya. Persiapkan diri dengan baik insyaallah kita bisa mencapai mimpi itu,” ujar Mujab yang juga dikenal publik sebagai politikus muda dan menjadi Calon Wakil Bupati Tegal termuda pada 2024 di usia 28 tahun.

Salah satu tips yang ia bagikan adalah penguasaan bahasa yang akan membuka pintu-pintu ke dunia global. “Dengan bahasa membuka kesempatan untuk sekolah, ikut konferensi hingga membangun jejaring internasional. Manfaatkan media sosial untuk mencari informasi beasiswa dan pertemanan global,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara BINEF 2026 Ahmad Roghib Mabrur menambahkan, peserta BINEF 2026 juga mendapatkan fasilitasi bimbingan bahasa Inggris secara gratis selama satu tahun serta kesempatan pre test IELTS. “Karena bahasa Inggris jadi kunci untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.