Modal Iuran Gabah, Warga Pelabuhan Jombang Berhasil Perbaiki Jalan Rusak Bertahun-tahun Secara Swadaya

oleh -223 Dilihat
Warga saat memperbaiki jalan (istimewa)
Warga saat memperbaiki jalan (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Warga Dusun Sumberpelas, Desa Pelabuhan, Kecamatan Plandaan, Jombang, bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun. Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan pengecoran sepanjang sekitar 52 meter.

Uniknya, dana perbaikan jalan tersebut berasal dari hasil iuran gabah atau padi warga yang dikelola melalui sistem lumbung desa.

Salah satu warga, Soekardi, mengatakan  jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat menuju Desa Pelabuhan, sendang, hingga makam warga. Namun selama ini kondisi jalan masih berupa tanah dan sebagian pernah mendapat rabat beton yang kini kembali rusak.

“Jalan ini sudah lama rusak, bertahun-tahun. Belum pernah diaspal. Dulu pernah ada makadam dan cor separuh, tapi sekarang sudah rusak lagi,” kata Soekardi saat dikonfirmasi, Senin (25/5).

Menurutnya, warga akhirnya sepakat memperbaiki jalan melalui musyawarah dusun. Karena belum ada bantuan anggaran lain, masyarakat memilih menggunakan dana swadaya.

“Kalau tidak ada dana lain ya bagaimana lagi. Akhirnya warga voting menggunakan swadaya masyarakat,” ujarnya.

Soekardi menjelaskan, sumber dana berasal dari pengelolaan lumbung desa berbasis gabah yang sudah lama berjalan di Dusun Sumberpelas. Sistem tersebut digunakan untuk membantu kebutuhan warga sekaligus pembangunan lingkungan.

Dalam mekanismenya, warga yang meminjam gabah dari lumbung desa wajib mengembalikan tambahan 20 kilogram untuk setiap satu kuintal pinjaman. Hasil tambahan itulah yang kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan dusun.

“Anak dari lumbung itu nanti dibuat untuk dusun, misalnya jalan rusak seperti ini. Kalau masih kurang, baru ditambah lagi swadaya masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya menyumbang dana, warga juga ikut turun langsung dalam proses pengecoran jalan melalui kerja bakti bersama. Material pembangunan dibeli dari hasil swadaya masyarakat, sementara pengerjaan dilakukan secara gotong royong.

“Kalau pekerjanya ya kerja bakti masyarakat semua. Untuk nominalnya berapa saya belum tahu,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.