Mural ‘Malang The Glory Land’ Ditimpa, Panitia Festival Mbois 11 Minta Maaf

oleh -148 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 20 at 4.09.41 PM 1
Panitia Festival Mbois 11 membersihkan mural di perempatan Alun-alun Kota Malang (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Mural bertuliskan ‘Malang The Glory Land’ di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Malang, menjadi sorotan setelah ditimpa tulisan ‘Malang Menyala Bersama’ dalam rangkaian Festival Mbois 11.

Perubahan mural yang telah menjadi salah satu penanda kawasan tersebut sejak 2016 itu memicu reaksi warganet. Sejumlah foto kondisi terbaru dinding beredar di media sosial dan mendapat banyak tanggapan dari masyarakat.

Kritik terutama muncul karena mural lama tersebut dinilai bukan sekadar gambar pada dinding. Bagi sebagian warga dan komunitas, ‘Malang The Glory Land’ telah menjadi bagian dari identitas Kota Malang sekaligus menyimpan cerita dan kenangan.

Mural yang didominasi warna biru itu diketahui dibuat komunitas suporter pada 2016 sebagai bentuk kecintaan terhadap Kota Malang dan klub sepak bola Arema. Lokasinya berada tidak jauh dari kawasan Alun-Alun Kota Malang.

Persoalan tersebut kemudian mendapat respons dari panitia Festival Mbois 11. Panitia menyampaikan permohonan maaf atas penimpaan tulisan yang sebelumnya sudah ada.

“Izin mewakili kawan-kawan panitia, kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya terkait tulisan ‘MALANG THE GLORY LAND’ yang sebelumnya sudah ada,” demikian pernyataan panitia yang beredar.

Panitia mengakui tulisan tersebut memiliki cerita, makna, semangat, dan kebanggaan tersendiri bagi sejumlah komunitas maupun masyarakat Kota Malang.

Sebagai bentuk tanggung jawab, panitia menyatakan akan mengembalikan tulisan ‘Malang The Glory Land’ seperti kondisi sebelumnya.

“Kami berkomitmen untuk mengecat dan membuat kembali tulisan ‘MALANG THE GLORY LAND’ seperti sebelumnya,” tulis panitia.

Tidak berhenti pada permintaan maaf, panitia juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang sebelumnya berkaitan dengan mural tersebut untuk ikut dalam proses pengecatan dan pembuatan kembali.

Langkah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk bertemu, berkomunikasi, sekaligus menghidupkan kembali ruang publik tersebut dengan semangat kebersamaan.

Panitia juga mengakui bahwa ruang publik memiliki cerita dan kenangan yang tumbuh bersama banyak pihak. Karena itu, karya yang telah lebih dahulu hadir dinilai perlu mendapatkan penghargaan.

“Sekali lagi, kami dari seluruh panitia dengan tulus memohon maaf kepada kawan-kawan dan seluruh pihak yang merasa kurang berkenan,” lanjut pernyataan tersebut.

Panitia berharap polemik itu dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik, kepala dingin, dan semangat kekeluargaan.

Festival Mbois 11 Bawa Semangat “Malang Menyala”

Festival Mbois 11 mengusung tema “Malang Menyala”. Aktivasi mural menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk menghidupkan ruang kreatif dan seni visual di Kota Malang.

Namun, aktivasi tersebut bersinggungan dengan keberadaan mural lama yang telah memiliki nilai historis dan identitas tersendiri bagi masyarakat.

Polemik ini sekaligus memunculkan diskusi lebih luas mengenai pengelolaan karya seni di ruang publik. Sebuah mural tidak selalu hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi dapat menjadi representasi sejarah, identitas komunitas, serta memori suatu kawasan.

Respons panitia untuk mengembalikan tulisan “Malang The Glory Land” menjadi langkah lanjutan setelah munculnya kritik dari masyarakat di media sosial.

Panitia berharap penyelesaian persoalan tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pihak-pihak yang memiliki keterikatan dengan mural tersebut.

Sementara itu, masyarakat kini menunggu realisasi pengembalian tulisan “Malang The Glory Land” di Jalan Arif Rahman Hakim.

Polemik tersebut menjadi pengingat bahwa upaya menghadirkan karya kreatif baru di ruang publik juga perlu berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap karya, sejarah, identitas, dan kenangan yang telah lebih dahulu tumbuh di kawasan tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.