Musrenbangnas 2024: Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Pembangunan Ekonomi Berlandaskan Pancasila dan Asas Kekeluargaan

oleh -106 Dilihat
9fa46d14 e4a5 4ed0 8d9f 0f7834d1397f
Pidato Presiden Prabowo Subianto.

KabarBaik.co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan ekonomi nasional yang berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan asas kekeluargaan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang berlangsung di ruang rapat Djunaedi Hadisumarto, Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta pada (30/12).

Acara ini diselenggarakan untuk mempersiapkan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, serta para menteri, Musrenbangnas menjadi momen strategis bagi pemerintah untuk mendiskusikan arah pembangunan lima tahun ke depan.

Presiden Prabowo dalam pidatonya memberikan arahan mendalam tentang filosofi pembangunan ekonomi nasional yang harus berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.

Presiden Prabowo juga menyoroti perbedaan paradigma ekonomi antara Indonesia dan negara-negara Barat. Beliau menyebut bahwa negara Barat cenderung menganut prinsip ekonomi neoliberal, di mana pasar dibiarkan bekerja tanpa campur tangan pemerintah.

“Ada paham yang sangat kuat di negara Barat, yaitu pembangunan ekonomi tidak perlu bahkan tidak boleh direncanakan. Mereka percaya bahwa yang membangun ekonomi adalah pasar, sedangkan pemerintah hanya sebagai regulator dan wasit saja,” ujar Prabowo.

Namun, beliau secara tegas mengatakan bahwa Indonesia tidak menganut paham tersebut. Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila, menurutnya sudah jelas bahwa Indonesia menolak sistem ekonomi semacam itu.

“Pendiri negara kita menganut paham bahwa perekonomian harus disusun atas asas kekeluargaan. Pemerintah bukan hanya wasit, tapi juga bertanggung jawab, menjadi pengayom, pemimpin rakyat, pelopor, dan pengelola kekayaan negara,” tegasnya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa filosofi ekonomi Pancasila terdiri dari gabungan unsur terbaik dari pasar bebas dan ekonomi terencana. Beliau menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia harus dirancang untuk memastikan kesejahteraan bersama, bukan hanya keuntungan untuk segelintir pihak.

“Pancasila mengajarkan kita untuk memadukan yang baik dari pasar bebas dan ekonomi terencana. Kita tidak boleh membiarkan pasar menentukan segalanya, tetapi kita juga tidak bisa mengabaikan inovasi dan efisiensi pasar,” tandas Presiden.

Beliau juga mengingatkan kepada para jajarannya bahwa pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh lepas dari tujuan nasional yang sudah dirumuskan para pendiri bangsa.

“Kita diarahkan untuk tetap berpegang teguh pada tujuan nasional, yaitu menciptakan kesejahteraan, keadilan sosial, dan keberlanjutan ekonomi,” tambahnya.

Arahan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi dasar perumusan RPJMN 2025-2029 yang mulai berlaku efektif pada tahun depan. Musrenbangnas kali ini merupakan langkah awal dalam memastikan bahwa pembangunan lima tahun ke depan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan yang diamanatkan oleh para pendiri bangsa.

Pidato Presiden Prabowo memberikan harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Dengan menekankan ekonomi berbasis kekeluargaan dan keadilan sosial, pemerintah ingin memastikan bahwa hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat, tidak hanya segelintir kelompok.

Dengan ini maka pemerintah telah berupaya untuk tetap konsisten dengan ekonomi Pancasila yang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan serta tidak ada yang tertinggal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.