KabarBaik.co, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merespons cepat keluhan pendangkalan saluran irigasi dengan menggelar pengerukan masif di kawasan Dam Kali Bumbung, Kelurahan Tanjunganom.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan pasokan air menuju ratusan hektar sawah warga kembali lancar menjelang musim tanam.
“Kondisi saluran sebelumnya mengalami penumpukan sedimen dan gulma yang cukup parah, sehingga berpotensi kuat memicu krisis air bagi pertanian warga,” ungkap Kepala Dinas PUPR Nganjuk Onny Supriyono, Sabtu (22/8).
Satu unit alat berat jenis excavator diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material lumpur serta tanaman liar yang menyumbat alur sungai.
Pengerukan difokuskan pada titik-titik krusial yang mengalami pendangkalan parah agar debit air dapat mengalir secara maksimal.
“Pembersihan dan pengerukan dilakukan secara langsung di titik-titik yang mengalami penyumbatan agar ruang aliran air kembali terbuka,” jelas Onny Supriyono.
Aksi tanggap ini mendapat sambutan hangat dari petani yang hadir langsung memantau jalannya pengerukan. Sinergisitas antara pemerintah daerah, perangkat kelurahan, dan warga menjadi bukti kuat komitmen bersama dalam menjaga keandalan infrastruktur pertanian.
“Alhamdulillah, penanganan dari Dinas PUPR ini sangat memberikan dampak langsung yang sangat besar bagi kelancaran pasokan air menuju lahan-lahan pertanian milik warga kami,” ujar Yanto, salah satu petani setempat.
Pemkab Nganjuk menegaskan bahwa pemeliharaan berkala terhadap jaringan irigasi dan Dam akan terus digencarkan di berbagai wilayah strategis.
Hal ini menjadi bagian dari program prioritas daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan para petani.
“Ketersediaan air yang memadai menjadi kunci utama menjaga pertumbuhan tanaman dan meminimalkan risiko gagal panen,” pungkas Onny Supriyono.







