KabarBaik.co, Blitar – Penampakan gambar Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba pada becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto menuai sorotan publik. Becak listrik tersebut diketahui merupakan bantuan pribadi Presiden yang dibagikan kepada para pengayuh becak di Kota Blitar pada Jumat (6/3).
Pada beberapa unit becak listrik milik penerima manfaat, terlihat foto Elim Tyu Samba dipasang berdampingan dengan gambar Presiden Prabowo Subianto. Padahal, bantuan becak listrik tersebut disebut berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo.
Kemunculan foto wakil wali kota tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai pemasangan gambar pejabat daerah pada bantuan tersebut kurang tepat secara etika.
Ketua Umum Ormas Gerakan Indonesia Berani Maju (GIBM) Haryono, menilai ada kejanggalan karena foto yang digunakan menampilkan Elim Tyu Samba mengenakan seragam dinas wakil wali kota.
“Secara etika terdapat sedikit kejanggalan karena foto tersebut menampilkan pejabat terkait dalam pakaian dinas. Ini bisa menimbulkan kesan penggunaan jabatan dalam kegiatan yang bernuansa personal atau politik,” ujarnya, Minggu (8/3).
Menurut Haryono, jika memang ingin menampilkan sosok pejabat dalam kegiatan sosial, penggunaan pakaian non-kedinasan dinilai akan lebih tepat agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
Ia juga menyinggung kemungkinan munculnya persepsi publik yang mengaitkan hal tersebut dengan pencitraan politik menuju kontestasi politik di masa mendatang.
Meski demikian, ia menilai secara prinsip tindakan tersebut masih diperbolehkan selama tidak menggunakan fasilitas negara, tidak menimbulkan kerugian negara, serta tidak mengandung unsur penyalahgunaan kekuasaan.
“Kalau benar anggarannya berasal dari dana pribadi Presiden, itu sepenuhnya hak beliau sebagai donatur. Siapapun boleh menjadi donatur selama pemberiannya bersifat sukarela dan tidak mengikat penerimanya,” pungkasnya.(*)






