Pantau Fluktuasi Harga Sembako di Jatim, Senator Nawardi Minta Satgas Pangan Perkuat Pengawasan Pasar

oleh -21 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 06 at 7.28.10 PM
Saat Senator Nawardi memantau Harga Sembako di Jatim

KabarBaik.co, Jakarta – Senator asal Jatim Ahmad Nawardi memberikan perhatian serius terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok di wilayah Jawa Timur menjelang pertengahan Maret 2026.

Berdasarkan data terbaru Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) per Senin (16/3), sejumlah komoditas penting seperti cabai, daging sapi, dan minyak goreng mulai merangkak naik.

Menanggapi kondisi ini, Nawardi mengingatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk tidak abai terhadap dinamika harga di pasar-pasar tradisional.

“Kita melihat ada kenaikan yang cukup signifikan pada kelompok cabai, terutama cabai merah besar yang melonjak hingga 12,77 persen, serta cabai rawit yang kini menyentuh angka Rp 83.855 per kilogram. Fluktuasi ini harus diantisipasi segera agar tidak memicu kepanikan belanja di masyarakat,” ujar Nawardi.

Senator yang juga menjabat sebagai Ketua Komite IV DPD RI ini menjelaskan bahwa kenaikan harga sembako sering kali dipicu oleh faktor klasik seperti gangguan cuaca yang memengaruhi produksi pertanian dan kendala pada rantai distribusi.

“Jawa Timur adalah lumbung pangan nasional. Jika di lumbungnya saja harga cabai dan minyak goreng premium mulai naik, kita harus cek apakah ini murni karena faktor cuaca atau ada kendala di jalur distribusi. Saya meminta Satgas Pangan di setiap kabupaten/kota untuk turun langsung ke pasar dan gudang-gudang distributor guna memastikan tidak ada penimbunan,” tegasnya.

Nawardi menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga sembako karena dampaknya yang langsung dirasakan oleh pengeluaran rumah tangga. Data menunjukkan minyak goreng kemasan premium kini berada di angka Rp 20.531 per liter dan daging sapi paha belakang mencapai Rp 123.964 per kilogram.

“Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, kenaikan seribu atau dua ribu rupiah pada bahan pokok sangat berarti. Sembako adalah fondasi gizi keluarga. Pemerintah harus memastikan intervensi seperti operasi pasar dilakukan secara terukur di titik-titik yang mengalami lonjakan harga ekstrem,” imbuhnya.

Meskipun beberapa komoditas naik, Nawardi juga mengapresiasi penurunan harga pada daging ayam kampung yang turun sekitar 2,68 persen menjadi Rp 69.013 per kilogram. Ia berharap tren penurunan ini bisa diikuti oleh komoditas protein lainnya seperti telur ayam ras yang saat ini masih di angka Rp 29.382 per kilogram.

“Sebagai representasi daerah, saya akan terus memantau laporan harga harian ini. Kita ingin memastikan bahwa kinerja ekonomi Jatim yang tumbuh positif juga selaras dengan keterjangkauan harga pangan di meja makan warga,” pungkas pria yang akrab disapa Cak Nawardi tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.