Bulog Ajak BEM Se-Indonesia Tinjau Gudang Kelapa Gading, Tunjukkan Stok Beras 5,2 Juta Ton

oleh -69 Dilihat
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menerima kunjungan BEM se-Indonesia.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menerima kunjungan BEM se-Indonesia.

KabarBaik.co, Jakarta – Perum Bulog menerima kunjungan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Indonesia di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (6/5). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog memperkuat transparansi pengelolaan cadangan pangan pemerintah sekaligus menunjukkan secara langsung kondisi stok beras nasional.

Dalam kegiatan itu, para mahasiswa diajak meninjau fasilitas pergudangan hingga proses pengolahan beras, mulai dari tahap penggilingan sampai menjadi beras premium dan medium yang siap didistribusikan kepada masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan pangan nasional.

“Kami mengajak adik-adik mahasiswa untuk melihat langsung kondisi gudang Bulog. Saat ini gudang terisi penuh oleh beras hasil panen petani dalam negeri. Hingga hari ini stok beras Bulog mencapai 5,2 juta ton, yang merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ahmad Rizal, capaian stok tersebut didukung optimalisasi penyerapan gabah dan beras produksi dalam negeri. Hingga 6 Mei 2026, realisasi penyerapan tercatat telah mencapai lebih dari 2,4 juta ton atau sekitar 64 persen dari target nasional tahun 2026 sebesar 4 juta ton.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian lapangan, hingga masyarakat.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga didorong untuk berperan sebagai agen literasi dan pengawasan sosial guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Perwakilan mahasiswa dari Universitas Trilogi Jakarta, Hanny Fatimah, mengaku mendapatkan gambaran lebih utuh mengenai pengelolaan stok pangan nasional setelah melihat langsung proses di lapangan.

“Kami bisa melihat secara langsung proses pengolahan hingga penyimpanan beras. Ini memberikan pemahaman yang lebih utuh dan meyakinkan bahwa stok pangan Indonesia dalam kondisi aman,” ujarnya.

Senada, mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Emon Wirawan Harefa, menilai kunjungan tersebut penting untuk membangun kepercayaan publik berbasis fakta lapangan.

“Kami menyaksikan sendiri stok beras Bulog yang mencapai 5,2 juta ton. Ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan pangan nasional berjalan dengan baik,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Bulog menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang partisipasi publik, khususnya generasi muda, dalam memahami dan mengawal pengelolaan pangan nasional secara transparan dan akuntabel.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.