KabarBaik.co, Karawang – Perum Bulog menindaklanjuti laporan warga terkait hama gudang yang masuk ke kawasan permukiman di sekitar gudang beras di Karawang, Jawa Barat. Gudang yang dikeluhkan merupakan gudang milik pihak ketiga yang disewa Bulog dan lokasinya berada di seberang jalan kawasan permukiman.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Bulog melalui Kantor Cabang Karawang segera melakukan koordinasi untuk mengendalikan hama di area gudang sekaligus menangani dampak yang dirasakan warga.
Pemimpin Cabang Bulog Karawang Rafki Ismael mengatakan pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga sekitar gudang. Bulog merespons laporan ini dengan serius dan akan bertanggung jawab dalam menindaklanjuti keluhan serta dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Rafki.
Sebagai langkah penanganan, Bulog akan melakukan perawatan terhadap stok beras di gudang melalui fumigasi menggunakan teknik sulfur. Upaya tersebut merupakan bagian dari pengendalian hama secara menyeluruh, terutama karena lokasi gudang berdekatan dengan kawasan permukiman.
Selain itu, Bulog bersama pengelola gudang juga menyiapkan penyemprotan (spraying), fogging, dan langkah pengendalian lainnya di area sekitar yang terdampak. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran hama sekaligus memulihkan kenyamanan warga.
Rafki menegaskan, proses penanganan akan terus dipantau hingga kondisi dinilai terkendali.
“Kami memastikan penanganan ini akan terus dikawal. Bulog akan terus melakukan monitoring, perawatan gudang, serta koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi lingkungan tetap terkendali dan kenyamanan warga kembali terjaga,” tutup Rafki.
Bulog menyatakan operasional gudang sebagai bagian dari infrastruktur ketahanan pangan nasional tetap harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Perusahaan juga berkomitmen memperkuat pengelolaan pergudangan, pengendalian hama, serta komunikasi dengan masyarakat, termasuk menindaklanjuti dampak yang dialami warga secara berkelanjutan.(*)






