KabarBaik.co, Mataram — Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Mataram. Pasar Perumnas berhasil masuk lima besar nasional Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas BPOM Tahun 2026 untuk wilayah regional tengah.
Tak hanya pasar, Kelurahan Ampenan Selatan juga berhasil menembus lima besar nasional pada kategori Kelurahan Pangan Aman. Capaian ini memperkuat posisi Kota Mataram sebagai salah satu daerah yang dinilai serius membangun sistem pangan aman, sehat, dan berkualitas.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Mataram, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram, serta masyarakat dalam menjalankan program keamanan pangan berbasis komunitas.
Program yang dijalankan meliputi Sekolah Pangan Aman, Desa atau Kelurahan Pangan Aman, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas. Program ini mendorong masyarakat agar lebih aktif dan mandiri dalam mengawasi keamanan pangan di lingkungan masing-masing.
Dalam proses lomba tingkat nasional, Pasar Perumnas dan Kelurahan Ampenan Selatan berhasil lolos tahap penilaian proposal sebelum mengikuti tahapan wawancara daring sebagai penilaian akhir.
Wawancara kategori Kelurahan Pangan Aman berlangsung di Kantor Lurah Ampenan Selatan dan dipimpin Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang. Ia menegaskan Pemkot Mataram terus memperkuat sinergi dengan BBPOM dan organisasi perangkat daerah terkait.
“Kita terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi bersama BBPOM di Mataram serta OPD terkait untuk memastikan seluruh indikator keamanan pangan dapat diimplementasikan secara optimal di lapangan,” ujarnya, Selasa (12/5).
Sementara itu, proses wawancara kategori Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas digelar di Kantor Wali Kota Mataram dan dipimpin Asisten II Setda Kota Mataram, Miftahurrahman.
Ia mengaku bangga Pasar Perumnas mampu bersaing di tingkat nasional dan masuk jajaran lima besar regional tengah bersama empat pasar lainnya.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Mataram untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” katanya.
Penilaian lomba turut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, BKKBN, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, dan OPD terkait lainnya.
Melalui lomba tersebut, BPOM mendorong terciptanya sistem pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(*)








