KabarBaik.co, Nganjuk– Tepat di peringatan Hari Kartini, semangat perjuangan pahlawan nasional Marsinah kembali terpatri di tanah kelahirannya. Patung ikonik yang sempat rusak dan dipindahkan, kini telah selesai diperbaiki dan kembali berdiri megah di area Makam Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro.
“Hari ini tepat di hari Kartini, kita melanjutkan proses pekerjaan, setelah kemarin kita membuat pondasi, ini kita mendirikan patung Marsinah yang sudah diperbaiki,” ujar Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Kelik Widhi Wahyuno, saat ditemui di lokasi, Selasa (21/4).
Kelik menjelaskan patung tersebut awalnya dibuat pada tahun 2013 dan berdiri di tepi Jalan Raya Nglundo sebagai bentuk penghormatan atas jasa Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
“Patung ini ini pertama kali kita berdirikan tahun 2013 ada di Jalan Raya Nglundo. Kemudian hari ini karena ada beberapa perubahan dalam arti perbaikan, ada pembangunan monumen yang baru juga, Taman Marsinah juga, akhirnya patung ini kita relokasi, kita pindahkan ke makam Desa Nglundo,” kata Kelik.
Pemindahan dan perbaikan ini dilakukan seiring dengan pembangunan kawasan monumen dan taman baru yang lebih representatif. Meskipun lokasi bergeser, makna simbolisnya tetap sama, bahkan kini terasa lebih sakral karena berada tidak jauh dari tempat peristirahatan terakhir sang pahlawan.
Kelik berharap, dengan kembalinya patung ini dan status Marsinah sebagai Pahlawan Nasional, semangat juangnya dapat terus menginspirasi generasi penerus, khususnya dalam memperingati Hari Buruh atau May Day yang sebentar lagi tiba.
“Hari ini Mbak Marsinah sudah menjadi pahlawan. Harapan kami semua artinya agar Mbak Marsinah menjadi tonggak sejarah baru sebagai pahlawan gerakan di Indonesia,” pungkasnya. (*)








