KabarBaik.co, Surabaya – Gerakan Pramuka Surabaya kembali mencatat sejarah dengan sukses memecahkan tiga rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam satu kegiatan. Acara akbar ini tidak hanya menunjukkan kekuatan jumlah, tetapi juga membuktikan bahwa semangat Pramuka terus menggelora di hati masyarakat Surabaya.
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasinya yang setinggi-tingginya atas keberhasilan kegiatan ini.
“Matur nuwun luar biasa untuk Pramuka Surabaya. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana Pramuka tetap menggelora di hati rakyat Surabaya,” ujar Kak Eri, Sabtu (20/6).
Dalam kegiatan berskala besar ini, tercatat tiga rekor MURI yang berhasil dipatahkan, yaitu:
1. Membasuh Kaki Orang Tua dengan jumlah peserta mencapai 130.000 orang.
2. Pengukuhan Garuda dengan partisipan sebanyak 65.000 orang.
3. Semapur (Senam Massal Pramuka) yang diikuti oleh 41.337 peserta.
Lebih dari sekadar rekor, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai luhur kehidupan. Momen haru tercipta saat ribuan anak membasuh kaki orang tuanya sebagai simbol bakti.
Dari pantauan dilokasi, Eri Cahyadi sempat meneteskan air mata saat melihat ribuan anak pramuka membasuh kaki orang tuanya yang hadir diacara tersebut.
“Sehebat apapun kota ini, kalau anak tidak pernah berbakti kepada orang tua, kalau anak tidak menjadi anak yang saleh dan salihah, maka tunggu hancurnya kota Surabaya. Tapi hari ini dimulai dengan Pramuka, anak diminta membasuh kaki, mengingat bahwa anak itu akan berhasil jikalau ada ridhonya orang tua. Karena ridhonya Tuhan adalah ridhonya orang tua,” tegas Eri.
Eri menambahkan bahwa nilai-nilai yang diajarkan sangat selaras dengan ajaran agama manapun yang mengajarkan untuk selalu menghormati dan menghargai orang tua. Pramuka hadir memberikan contoh nyata.

Kolaborasi dan Masa Depan
Ke depan, Pramuka Surabaya berencana akan semakin dekat dengan masyarakat. Eri menyampaikan rencana kolaborasi untuk bergerak bersama di setiap perkampungan melalui program Kampung Pancasila.
“Nanti kami juga akan berkolaborasi dengan Pramuka untuk bergerak bersama-sama di setiap perkampungan. Jadi dengan Kampung Pancasila, Pramuka menjadi bagian itu. Sehingga jiwa Pancasila bisa menjadi bagian untuk menggerakkan mulai sejak dini sampai mereka menjadi dewasa,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen pembinaan generasi, Eri juga menyinggung rencana pembangunan fasilitas di kawasan Jeruk yang insyaallah akan segera direalisasikan untuk kegiatan kepramukaan.
Semangat Perjuangan
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus berbuat positif. “Kita perangi hal-hal negatif yang merusak tugas-tugas Bangsa. Kita hantarkan tunas-tunas bangsa untuk meraih cita-citanya,” pungkas Eri.
Semangat yang ditampilkan dalam kegiatan ini terangkum dalam yel-yel dan semangat para peserta ‘Aku Bangga Jadi Pramuka! Ayo Berkarya dengan Pramuka! Dengan Pramuka Kita Cerdas! Pramuka Surabaya Hebat, Indonesia Kuat! Wani, Wani, Wani!’. (*)






