Pramuka Surabaya Pecahkan Rekor MURI, Ketua Kwarcab: Capaian Kita di Atas Target Nasional

oleh -449 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 20 at 4.26.30 PM
Pramuka Surabaya meraih tiga rekor MURI (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Surabaya berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan memecahkan Rekor MURI. Berbagai capaian spektakuler berhasil diraih, bahkan melebihi target yang ditetapkan secara nasional.

Ketua Harian Kwarcab Kota Surabaya, Siti Mariyam, menyatakan bahwa capaian yang diraih saat ini sebenarnya jauh lebih besar dari apa yang disampaikan secara resmi. Hanya ada satu aspek yang belum memenuhi target, namun secara umum prestasi ini sudah luar biasa dan setara skala dunia.

“Jadi capaian itu sebetulnya lebih dari yang kita sampaikan. Cuma hanya satu yang belum memenuhi target. Tapi untuk tingkat Indonesia, bahkan yang disampaikan tadi untuk tingkat dunia, itu memang satu yang belum tercapai,” ujar Siti Mariyam, Sabtu (20/6).

Salah satu rekor yang dipecahkan adalah kegiatan membasuh kaki yang melibatkan Prasiaga Pengenalan (TK) hingga mencapai sekitar 140.000 peserta, meskipun yang diajukan secara resmi adalah 130.000.

Selain itu, untuk kategori Semapur target awal ditetapkan minimal 45.000, namun realisasi yang benar-benar melaksanakan mencapai 41.337 orang. Angka ini jauh melampaui capaian daerah lain pada tahun 2023 yang hanya mencapai 36.000 peserta.

“Jadi target kami yang semula itu 45 minimal dari data yang masuk, ternyata yang benar-benar melaksanakan dan real itu 41.337. Jadi masih mencapai, padahal daerah lain tahun 2023 itu 36.000, kita 41 ribu lebih. Alhamdulillah mencapai,” terangnya.

Mengubah Citra Pramuka agar Tidak Monoton

Di balik kesuksesan memecahkan rekor ini, terdapat upaya besar untuk merevitalisasi gerakan Pramuka. Siti Mariyam mengakui bahwa sebelumnya minat anak-anak terhadap Pramuka, khususnya tingkat Penegak atau SLTA, mulai menurun. Banyak yang mengenakan seragam hanya karena perintah sekolah, bukan karena rasa cinta.

“Kalau lahan anak-anak yang sudah penegak atau SLTA, dia memang diinstruksikan memakai baju pramuka, tapi untuk cinta pramuka dia itu enggak ada di dalam hatinya. Karena menganggap pendidikan pramuka itu monoton. Nah, ini menjadi koreksi kami,” ungkapnya.

Oleh karena itu, berbagai inovasi dan kegiatan kreatif digalakkan dengan slogan “Ayo, Bangga Pramuka. Dengan Pramuka Kita Berkarya, Dengan Pramuka Kita Cerdas”. Tujuannya agar anak-anak kembali mencintai Pramuka, terhindar dari hal-hal negatif seperti narkoba dan kenakalan remaja, serta terisi dengan iman dan kegiatan positif.

“Kalau ini tidak segera kita membuat inovatif, pramuka ini akan tenggelam, akan ditinggalkan. Padahal pendidikan yang sangat bagus, mandiri, dan hal-hal positif lain. Maka saya membuat ini semata-mata supaya anak-anak kembali ke pramuka, bangga pramuka, cinta pramuka,” tegasnya.

Semangat ini juga dikaitkan dengan semangat Bung Karno, proklamator kemerdekaan yang lahir di Surabaya, agar generasi muda berani menghadapi tantangan dengan moto “Pramuka Surabaya Hebat, Indonesia Kuat, Wani-Wani-Wani”.

Harapkan Bumi Perkemahan Modern di Jeruk

Dalam kesempatan tersebut, Siti Mariyam juga menyampaikan harapan besar terkait rencana pembangunan Bumi Perkemahan di wilayah Jeruk. Lahan tersebut dinilai sangat strategis karena dekat dengan akses tol dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi tempat perkemahan modern tingkat nasional.

“Di Jeruk itu ada lahan luas, aksesnya masuk. Ditambahi dengan outbound-outbound kegemaran anak-anak muda, menjadikan suatu inovasi. Surabaya punya bumi keren yang modern tingkat Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap fasilitas tersebut nantinya dilengkapi dengan sarana yang memadai seperti toilet yang banyak dan tempat ibadah, tanpa perlu membangun gedung yang terlalu tinggi agar tetap berfungsi sebagai area perkemahan. Keberadaan bumi perkemahan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Paling tidak 3 hektar. Butuh toilet sing banyak, butuh masjid. Hanya itu aja. Inilah mudah-mudahan harapan kami segera dipenuhi supaya anak-anak pramuka itu bangga dan bisa berkarya,” pungkasnya.

Sebagai penutup, Siti Mariyam mengajak seluruh elemen masyarakat dan media untuk terus mendukung gerakan Pramuka. Ia bahkan membuka peluang bagi tokoh masyarakat dan awak media yang telah berjasa untuk mendapatkan Tanda Penghargaan Unggul Daerah (TPUD) yang akan dicanangkan pada bulan Agustus bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Pramuka. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.