KabarBaik.co, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tunggorono siap difungsikan untuk menyambut tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak sembilan bangunan prioritas ditargetkan rampung pada 10 Juli 2026 agar bisa digunakan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kesiapan tersebut dipastikan setelah Kepala Dinas Sosial Jombang bersama Tim Transisi lintas OPD meninjau progres pembangunan yang kini telah mencapai sekitar 91 persen.
Kepala Dinas Sosial Jombang Agung Hariadi mengatakan, pembangunan dilakukan oleh PT Waskita Karya bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum. Bangunan yang diprioritaskan diselesaikan lebih dulu untuk mendukung kegiatan MPLS.
“Untuk pelaksanaan MPLS, kami memprioritaskan beberapa gedung agar siap digunakan pada 10 Juli 2026,” kata Agung, dalam keterangannya Rabu (8/7).
Sembilan fasilitas yang diprioritaskan meliputi gedung SD, rumah susun guru, asrama putra dan putri jenjang SMP-SMA, dapur, ruang makan, serta tempat ibadah. Selain itu, kontraktor juga didorong menuntaskan ruang serbaguna yang akan dipakai saat pembukaan tahun ajaran baru pada 13 Juli.
Meski sebagian gedung mulai digunakan, pembangunan kawasan Sekolah Rakyat masih terus berjalan hingga masa kontrak berakhir pada 25 Juli 2026. Area yang masih dikerjakan akan ditutup sementara demi alasan keselamatan.
“Akses menuju bangunan yang masih dalam pengerjaan akan dibatasi sampai seluruh pekerjaan selesai sesuai masa kontrak,” ujarnya.
Pemkab Jombang juga menjadwalkan verifikasi akhir pada 10 Juli sebelum siswa menempati gedung baru. Pengecekan meliputi drainase, tangki septik, sistem proteksi kebakaran, ruang UKS, dan fasilitas pendukung lainnya.
“Verifikasi ini menjadi tahap akhir untuk memastikan seluruh fasilitas prioritas siap digunakan dengan aman dan nyaman saat menerima siswa pada awal tahun ajaran baru,” pungkas Agung.






