KabarBaik.co – Kebakaran yang terjadi di Kelenteng Poo An Kiong Kota Blitar pada 21 November 2021 mengakibatkan bangunan tersebut harus dibangun kembali. Proses pembangunan dimulai pada Agustus 2022 dan hingga kini masih berlangsung.
Sebelum pembangunan dimulai, aktivitas peribadatan dipindahkan sementara ke sebuah ruko sederhana di Jalan Mawar.
Ketua 1 Kelenteng Poo An Kiong, Alik alias Tan Swan Kiang, menyatakan bahwa umat telah melewatkan perayaan Imlek di kelenteng sejak 2022. “Ini akan menjadi perayaan Imlek ketiga yang belum bisa dilakukan di kelenteng,” ujarnya, Selasa (28/1).
Alik menjelaskan bahwa pembangunan kelenteng kali ini tidak hanya bertujuan untuk mengembalikan bentuk aslinya, tetapi juga melengkapi dengan sejumlah fasilitas tambahan, seperti basement aula dan ruang ibadah di lantai dua untuk sembahyang.
Meski sempat ada usulan dari sebagian umat untuk berpindah kelenteng ke lokasi lebih besar, Alik menegaskan bahwa dirinya dan umat lainnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan lokasi saat ini. “Jiwanya sudah di sini,” tegasnya.
Pasca kebakaran, beberapa bangunan kelenteng berhasil diselamatkan, seperti tiang naga yang masih difungsikan sebagai penyangga. Selain itu, beberapa patung dewa yang selamat dari kebakaran direncanakan untuk dimuseumkan sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah.
Proses pembangunan klenteng diperkirakan akan selesai sepenuhnya pada tahun 2026. Meskipun harus bersabar, Alik memastikan bahwa umat tetap menjalani peribadatan di lokasi sementara sambil menantikan momen saat Kelenteng Poo An Kiong kembali berdiri. (*)







