Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Capai 21 Persen, OTP Pesawat Masih Sempurna

oleh -90 Dilihat
Haji
Embarkasi Surabaya mencatat progres yang terus meningkat dengan pelaksanaan yang berjalan tertib dan lancar.

KabarBaik.co, Surabaya – Memasuki hari ke-8 operasional pemberangkatan jemaah haji, Embarkasi Surabaya mencatat progres yang terus meningkat dengan pelaksanaan yang berjalan tertib dan lancar.

Hingga Selasa (28/4), sebanyak 9.111 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci, atau sekitar 21 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini.

Berdasarkan data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, total jemaah yang akan diberangkatkan pada musim haji 1447 H/2026 M mencapai 44.080 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Secara kumulatif hingga 27 April 2026, jumlah jemaah yang telah diberangkatkan tercatat sebanyak 7.964 orang dalam 21 kloter. Pada 28 April, terdapat tambahan 1.147 jemaah dari 5 kloter, sehingga total kumulatif mencapai 9.111 jemaah dalam 24 kloter.

Dari sisi komposisi, jemaah yang telah diberangkatkan terdiri atas 4.312 laki-laki dan 4.799 perempuan. Dalam pelaksanaan operasional, terdapat 18 kursi kosong (open seat) yang disebabkan oleh sejumlah faktor, antara lain lima jemaah yang dirawat di rumah sakit, satu jemaah menunda keberangkatan, sembilan jemaah mengalami perpindahan kloter, serta 13 kursi kosong karena alasan teknis.

Sementara itu, ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) menunjukkan hasil optimal. Seluruh 23 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat sesuai jadwal tanpa keterlambatan maupun percepatan.

Di sisi lain, PPIH Embarkasi Surabaya juga melaporkan adanya satu jemaah yang wafat di Arab Saudi. Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.

“Seluruh jajaran PPIH Embarkasi Surabaya turut berduka cita. Semoga almarhum/almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.

Selain itu, terdapat lima jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya akibat kondisi kesehatan. Saat ini, mereka masih menjalani penanganan dan akan diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang.

Anam menegaskan, secara keseluruhan operasional pemberangkatan hingga hari ke-8 berjalan sesuai rencana berkat koordinasi lintas sektor yang solid.

“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan tertib, lancar, dan tepat waktu. Kami terus memastikan pelayanan kepada jemaah optimal di setiap tahapan,” katanya.

Ia menambahkan, aspek kesehatan jemaah menjadi perhatian utama selama proses pemberangkatan.

“Kami melakukan pemantauan intensif, khususnya bagi jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu, agar dapat segera ditangani dan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tambahnya.

Untuk operasional berikutnya, pada 29 April 2026 dijadwalkan kedatangan sebanyak 1.520 jemaah dari lima kloter ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Mereka berasal dari Kabupaten Lamongan, Tuban, Malang, Bojonegoro, dan Tulungagung.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga seluruh rangkaian operasional berjalan sesuai standar pelayanan, guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.