KabarBaik.co, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan delegasi dari Kota Bayannur, Daerah Otonomi Inner Mongolia, Tiongkok. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan investasi antara kedua daerah.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyambut langsung delegasi Kota Bayannur di Rumah Dinas Bupati Mojokerto. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan profil Kabupaten Mojokerto di Smartroom Satya Bina Karya.
Dalam kesempatan itu, Gus Bupati, sapaan Muhammad Al Barra, memaparkan berbagai potensi Kabupaten Mojokerto yang dinilai dapat dikembangkan menjadi peluang investasi. Potensi tersebut meliputi sumber daya alam (SDA) hingga sumber daya manusia (SDM).
“Kabupaten Mojokerto kaya akan potensi dan berbagai keunggulan yang dapat dikembangkan menjadi potensi investasi yang menjanjikan. Kami berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Al Barra dalam keterangannya, Kamis (13/8).
Menurutnya, Pemkab Mojokerto terus menyiapkan ekosistem investasi yang mendukung bagi para investor. Di antaranya melalui pembangunan infrastruktur pendukung serta program pelatihan vokasi untuk meningkatkan kualitas SDM.
Langkah tersebut dilakukan agar investor memperoleh kemudahan dalam proses perizinan sekaligus mendapatkan dukungan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
“Harapannya, kerja sama yang terjalin nantinya dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah,” katanya.
Al Barra juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada delegasi Kota Bayannur yang telah berkunjung ke Kabupaten Mojokerto.
Upaya memperluas kerja sama ekonomi juga disampaikan Al Barra dalam Pertemuan Rutin PKK, DWP, dan Perwosi se-wilayah kerja II Bakorwil Bojonegoro.
Dalam pertemuan yang digelar di Pendopo Graha Maja (GMT) tersebut, ia mendorong organisasi perempuan turut berperan dalam pengembangan potensi ekonomi dan UMKM antar daerah.
“Kami berharap pertemuan ini ada nilai tambah. Setiap kabupaten kota di wilayah Bakorwil II Bojonegoro ini bisa menampilkan potensi-potensi daerah masing-masing yang dapat dipromosikan dan kemudian dikerjasamakan dengan se-Bakorwil II Bojonegoro,” jelasnya.
Ia berharap potensi daerah tidak hanya diperkenalkan dalam forum pertemuan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang kerja sama ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan organisasi perempuan ini sebagai bagian dari kekuatan ekonomi daerah,” tandas Al Barra.







