Pemkot Batu Tutup Jalur Rajekwesi Tanjakan Klemuk Pasca Kecelakaan Maut

oleh -350 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 29 at 12.42.38
Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto dan didampingi Ketua DPRD dan Kapolres Batu saat di Jalur Klemuk. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mengambil langkah cepat menyikapi kecelakaan fatal yang terjadi di Jalan Rajekwesi atau jalur tanjakan Klemuk, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Peristiwa kecelakaan tersebut mengakibatkan kendaraan rusak parah hingga pengendara meninggal dunia.

Wali Kota Batu, Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subianto, serta Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata turun langsung ke lokasi kejadian, Senin (29/12). Mereka didampingi Kepala Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Diskominfo, Camat dan Lurah Songgokerto, serta relawan jalur Klemuk.

Nurochman menyampaikan, hasil peninjauan menunjukkan perlunya penanganan serius terhadap kontur dan trase jalan yang dinilai berbahaya. Karena itu, Pemkot Batu memutuskan menutup sementara jalur Klemuk dari arah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

“Untuk sementara, khusus menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jalur Klemuk dari arah Pujon kami tutup total. Tidak ada kendaraan yang diperbolehkan masuk,” ujar Nurochman saat berada di lokasi Jalur Klemuk.

Sebagai alternatif, akses dari bawah wilayah Kelurahan Songgokerto tetap dibuka, namun hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua. Pemkot Batu juga akan memasang rambu-rambu serta imbauan keselamatan, terutama dari arah Pujon yang dinilai paling rawan.

Selain penutupan jalur, Diskominfo Kota Batu diminta berkoordinasi dengan pihak Google Maps agar jalur Klemuk sementara diblokir sebagai rute alternatif. Langkah ini untuk mencegah pengguna jalan, khususnya dari luar daerah, diarahkan melewati jalur berbahaya tersebut.

“Kami minta jalur ini tidak lagi muncul sebagai jalur alternatif di Google Maps karena banyak pengguna luar kota yang tidak mengenal kontur jalan,” jelasnya.

Untuk penanganan jangka pendek, Pemkot Batu akan menambahkan pasir dan sekam di beberapa lajur jalan agar permukaan lebih lentur dan mengurangi risiko kecelakaan. Treatment pengamanan tambahan juga akan dilakukan di lajur tertentu dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Sementara untuk jangka panjang, Pemkot Batu akan melakukan kajian pembangunan trase baru dengan lengkungan yang lebih aman. Mengingat kawasan tersebut masih termasuk wilayah kehutanan, koordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur akan dilakukan.

“Kajian trase baru akan kami lakukan segera, dengan target selesai pada 2026 agar solusi permanen bisa direalisasikan,” tambah Nurochman. Ia mengimbau masyarakat untuk sementara tidak menggunakan Jalan Rajekwesi atau jalur tanjakan Klemuk demi keselamatan bersama. “Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mohon kebijakan ini dipatuhi,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.