Pemkot Surabaya Pecat Runner-Up Raka Raki Jatim Usai Viral Suruh Kekasih Aborsi

oleh -80 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 10 at 12.52.57 PM
Tio Ferdian Rahmana, Runner-Up Raka & Raki Jawa Timur 2026 (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya — Pemkot Surabaya mengambil langkah tegas dengan memutus hubungan kerja sepihak alias memecat Tio Ferdian Rahmana  yang juga menyandang gelar Runner-Up Raka & Raki Jawa Timur, menyusul viralnya dugaan ia menyuruh kekasihnya melakukan aborsi. Tio merupakan tenaga kontrak non-ASN yang telah direkrut Pemkot Surabaya sejak tahun 2024.

Dari MC Menjadi Staf Biasa, Kini Dipecat

Kepala Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Surabaya, Ario Bagus Permadi, menjelaskan bahwa Tio awalnya direkrut sejak 2024 untuk bertugas sebagai Pembawa Acara (MC). Namun sejak tahun 2025, yang bersangkutan telah ditempatkan sebagai staf biasa.

Setelah informasi viral beredar sejak Minggu (9/8), pihaknya langsung bergerak cepat.

“Kemarin sore begitu menerima informasi dari media sosial, kami langsung melakukan konsolidasi. Pagi ini Senin kami panggil yang bersangkutan untuk diklarifikasi, dan langsung kami lakukan pemutusan hubungan kerja,” ujar Ario saat dikonfirmasi, Senin (10/8).

Melanggar Kontrak Kinerja, PHK Langsung Dijalankan

Ario menegaskan pemecatan tersebut dilakukan karena Tio dinilai melanggar ketentuan dalam kontrak kerja. Hasil klarifikasi dan investigasi internal menjadi dasar pengambilan keputusan tersebut.

“PHK dilakukan karena melanggar kontrak kinerja. Untuk urusan perkara lainnya, itu sudah bukan lagi kewenangan kami. Secara kepegawaian di Pemkot Surabaya, urusan beliau sudah selesai,” tegas Ario.

Pemkot Surabaya menyatakan tidak mengambil langkah lain terkait perkara yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.