KabarBaik.co, Mataram – Kepala Dinas Kominfotik Pemprov NTB Ahsanul Khalik menegaskan langkah ekspansi promosi Geopark Rinjani-Lombok ke tingkat global akan diperluas guna meningkatkan daya saing pariwisata NTB di kancah internasional.
“Kami ingin Geopark Rinjani-Lombok tidak hanya bertahan, tetapi terus berkembang menjadi ikon dunia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat posisi NTB di tingkat global,” tegasnya, Kamis (30/4).
Pemprov NTB menyatakan keberhasilan Geopark Rinjani-Lombok mempertahankan status UNESCO Global Geopark melalui perolehan Green Card kedua menjadi bukti kuat pengakuan dunia atas kualitas tata kelola kawasan berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Ahsanul Khalik menanggapi hasil revalidasi internasional oleh UNESCO di Paris, 28 April 2026.
“Capaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi validasi global bahwa pengelolaan Geopark Rinjani-Lombok telah berjalan pada standar internasional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan, mempertahankan status tersebut jauh lebih menantang dibanding saat pertama kali diraih karena membutuhkan konsistensi dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Menurutnya, Geopark Rinjani-Lombok kini telah berkembang melampaui destinasi wisata. Kawasan ini menjadi ruang edukasi, laboratorium alam, sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.
“Ini hasil kerja kolektif seluruh pihak, pemerintah, pengelola, masyarakat, hingga komunitas yang bersama-sama menjaga dan mengembangkan kawasan ini secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ke depan, Pemprov NTB akan memperkuat pengelolaan melalui strategi peningkatan konservasi berbasis masyarakat, penguatan literasi geologi, pengembangan ekonomi lokal, serta integrasi mitigasi bencana dalam pengelolaan kawasan.
Pemprov NTB juga berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi geopark lain di Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen menjaga warisan geologi sebagai aset strategis bangsa.(*)








