KabarBaik.co, Jember – Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan masih terus berupaya menemukan Mohammad Sheva Yusuf, 22 tahun, wisatawan asal Kabupaten Cianjur yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember.
Hingga Senin sore (30/3), operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur relawan dan instansi terkait masih nihil hasil. Korban yang merupakan warga Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Jawa Barat ini dinyatakan hilang sejak Sabtu pagi lalu.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 06.47 WIB. Berdasarkan informasi dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jember, korban bersama dua rekannya diketahui beraktivitas di bibir pantai, tepatnya di area tebing bawah Siti Hinggil.
Meski area tersebut merupakan zona larangan batas pengunjung, ketiganya nekat masuk untuk melakukan swafoto (selfie). Naas, ombak besar tiba-tiba datang dan menyapu mereka. Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri, namun Sheva terseret arus dan hilang ditelan ombak.
Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo, melaporkan bahwa operasi hari ketiga dimulai sejak pagi dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
“Saat ini tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dengan radius 4 Km dari titik lokasi kejadian. Penyisiran menyusuri garis pantai mulai dari Pantai Papuma hingga Pantai Watu Ulo,” ungkapnya,
Meski pencarian telah dilakukan secara maksimal, kondisi alam menjadi hambatan utama bagi tim di lapangan.
“Kendala utama kami adalah tingginya ombak di Pantai Papuma yang cukup ekstrem, sehingga menyulitkan pergerakan tim perahu karet,” katanya.
Lantaran hari mulai gelap dan hasil masih nihil, operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB. Rencananya, pencarian hari keempat akan kembali dilanjutkan pada Selasa (31/3) pukul 07.00 WIB.
Operasi ini melibatkan sinergi besar antar unsur, mulai dari BPBD Jember, Basarnas Pos Jember, PT. Perhutani (Econique), TNI/Polri, Puskesmas, hingga berbagai organisasi relawan seperti MDMC, Siluman Rescue, Senkom, dan pihak keluarga korban yang terus memantau di Posko Kantor Pengelola Pantai Papuma.
Petugas kembali mengimbau kepada seluruh wisatawan agar selalu mematuhi rambu-rambu larangan di area pantai guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa. (*)







