KabarBaik.co, Jakarta- Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Senin (1/6) siang.
Upacara yang berlangsung khidmat mulai pukul 11.55 hingga 12.30 WIB itu dipimpin oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin selaku inspektur upacara. Dari sebelah kanan liang lahat, Sjafrie mengucapkan apel persada.
“Saya Menteri Pertahanan RI, atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa, raga, dan jasa-jasa almarhum. Nama: Ryamizard Ryacudu. Pangkat: Jenderal TNI Purnawirawan. Jabatan: Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019,” kata Sjafrie.
Dia melanjutkan, “Semoga jalan darmabakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua dan arwah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.”
Setelah apel persada diucapkan, bendera Merah Putih dibentangkan di atas liang lahat. Tidak lama setelah itu, berdentum bunyi tembakan salvo kehormatan. Jenazah Ryamizard lantas diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Upacara pemakaman dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga. Keluarga inti mendiang menaburkan kembang di atas peti jenazah Ryamizard Ryacudu diiringi musik Gugur Bunga.
Kemudian, Sjafrie melakukan penimbunan liang lahat secara simbolis. Ia memberikan penghormatan kepada mendiang sebelum menjatuhkan satu sekop tanah ke atas peti jenazah. Lanjut keluarga melakukan prosesi serupa.
Selepas liang lahat ditimbun, Sjafrie meletakkan karangan bunga atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dilanjutkan dengan perwakilan keluarga.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa serta penyerahan bendera Merah Putih dan naskah apel persada oleh Sjafrie kepada keluarga almarhum.
Sejumlah pejabat negara tampak hadir pada upacara pemakaman tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Tampak pula Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Sebelum dimakamkan, jenazah mendiang disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Senin pagi. Upacara dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan.
Persemayaman turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara tampak berdiri sejenak di hadapan jenazah dan berdoa sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Selain itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga sempat melayat ke persemayaman sebelum jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5), pukul 14.03 WIB, setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU).
Ryamizard merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada 2002–2005. Pada masa pemerintahan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Ryamizard dipercaya sebagai Menteri Pertahanan periode 2014–2019. (*ANTARA)

Tentang Ryamizard Ryacudu:
- Nama Lengkap: Ryamizard Ryacudu
- Tempat, Tanggal Lahir: Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950
- Wafat: 31 Mei 2026 (Usia 76 tahun)
- Nama Ayah: Brigjen TNI (Purn.) Musannif Ryacudu
- Nama Istri: Nora Tristyana (Putri dari mantan Wapres, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno)
Riwayat Pendidikan
- Akademi Militer Nasional (AKABRI Darat): Lulus 1973/1974 (satu angkatan dengan Presiden Prabowo Subianto)
- Sekolah Khusus Calon Perwira (Suslapa): 1985–1986
- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad): Lulus tahun 1991
Riwayat Jabatan dan Karier Militer
Ryamizard Ryacudu meniti karier dari bawah di lingkungan TNI Angkatan Darat (khususnya satuan Infanteri) hingga berhasil menduduki jajaran posisi strategis tertinggi:
Awal Karier (Kodam XII/Tanjungpura):
- Komandan Peleton (Danton)
- Komandan Kompi (Danki) Pelajar dan Secaba
- Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 641 dan 642
Perwira Menengah & Tinggi Kostrad:
- Komandan Brigade Infanteri Linud 17/Kujang I Kostrad
- Asisten Operasi (Asops) Kasdam VII/Wirabuana
- Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 044/Garuda Dempo
- Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad
- Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad)
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam):
- Panglima Kodam V/Brawijaya (1999)
- Panglima Kodam Jaya/Jayakarta (1999–2000)
Puncak Karier Militer:
- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) (2000–2002)
- Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) (2002)
- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) (2002–2005)
Karier di Pemerintahan/Politik
Setelah purnatugas dari dunia militer, ia sempat aktif di dunia organisasi relawan nasional hingga akhirnya ditunjuk masuk ke dalam struktur kabinet pemerintahan sebagai Menhan RI. Dia menjabat pada 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019 di dalam jajaran Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Kemudian, diserahterimakan kepada Prabowo Subianto pada akhir tahun 2019.
Selama masa pengabdiannya kepada negara, ia dianugerahi berbagai macam penghargaan resmi, di antaranya:
- Bintang Mahaputera Adipradana (2020)
- Bintang Mahaputera Utama (2005)
- Bintang Dharma
- Bintang Yudha Dharma Utama (2016)
- Bintang Kartika Eka Paksi Utama
- Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (2019)
- United Nations Transitional Authority in Cambodia (UNTAC) Medal (Penugasan Internasional PBB)






