Perahu Muat Sound Horeg untuk Nyadran Tenggelam gegara Kelebihan Muatan

oleh -25 Dilihat
Perahu yang akan dibuat nyadran karam akibat kelebihan muatan (istimewa)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Insiden perahu tenggelam terjadi saat persiapan Nyadran di Desa Balongdowo, Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (7/2). Perahu yang mengangkut sound horeg tenggelam saat proses pengecekan sound di bantaran Sungai Balongdowo.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, warga tengah melakukan cek sound sebagai bagian dari persiapan Nyadran dengan menggabungkan dua perahu untuk menopang sound system berukuran besar.

“Kejadiannya di bantaran Sungai Balongdowo sekitar pukul 16.30 WIB,” ujar Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, saat dikonfirmasi.

Imam menjelaskan awalnya sound horeg, speaker, serta genset ditempatkan di atas dua perahu yang disatukan. Namun, salah satu perahu tidak mampu menahan beban berat dan getaran dari sound system yang sedang diuji.

“Perahunya dua, digabung sound, speaker dan genset. Ternyata salah satunya tidak kuat menahan beban, kena getaran akhirnya miring,” ungkapnya.

Akibat kemiringan tersebut, keseimbangan perahu terganggu hingga akhirnya terbalik. Seluruh peralatan sound horeg, termasuk lighting dan genset, ikut tenggelam bersama satu perahu dan warga yang berada di atasnya.

“Begitu miring, alat-alatnya lighting, genset, sound, ikut tenggelam. Tapi sempat dievakuasi, tidak ada apa-apa karena memang tidak kuat menahan beban,” jelas Imam.

Selain mengangkut sound horeg dengan estimasi berat mencapai satu ton, perahu tersebut juga dinaiki lebih dari 10 orang. Saat kejadian, sound system sedang memutar musik dan beberapa warga terlihat berjoget di atas perahu yang melintas di sungai.

“Kira-kira berat sound saja satu ton. Yang naik mungkin sekitar 10 orang. Sound-nya milik JL Jombang kalau tidak salah,” tambahnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh warga berhasil menyelamatkan diri, sementara peralatan sound dievakuasi dengan bantuan warga sekitar. Proses pengamanan dan pemantauan dilakukan oleh pihak kepolisian bersama aparat setempat menggunakan perahu karet.

Imam menegaskan hanya satu perahu yang mengalami insiden tenggelam. Sementara perahu lainnya yang juga mengangkut sound horeg dinyatakan dalam kondisi aman.

Sebagai informasi, Nyadran merupakan tradisi tahunan warga Desa Balongdowo yang digelar menjelang bulan suci Ramadan. Meski sempat terjadi insiden perahu tenggelam, rangkaian kegiatan Nyadran tetap berlangsung besok hari Minggu (8/2). (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.