Pasuruan Jaga Status Tulang Punggung Penerimaan Negara Melalui Sektor Cukai Hasil Tembakau

oleh -227 Dilihat
IMG 20260507 WA0043
Kepala Bea Cukai Kabupaten Pasuruan, Hatta Wardhana, membakar barang bukti rokok ilegal. (Foto: Zia Ulhaq) 

KabarBaik.co, Pasuruan – Kabupaten Pasuruan kembali mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung penerimaan negara melalui sektor cukai hasil tembakau pada tahun ini. Pencapaian target diperoleh dari operasional ratusan pabrik rokok yang tersebar di wilayah kota maupun Kabupaten Pasuruan.

Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha legal menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi serta iklim investasi di sektor industri tembakau. Kepala Kantor Bea dan Cukai Pasuruan, Hatta Wardhana menyampaikan, Pasuruan merupakan daerah penyumbang terbesar nasional dengan 22 persen karena beberapa perusahaan besar ada di Pasuruan.

“Tumpuan negara ada pada kita karena Pasuruan berkontribusi sekitar 22 persen dari total target cukai nasional, dimana perusahaan rokok besar semua ada di Pasuruan,” kata Hatta, Kamis (7/5).

Hingga memasuki triwulan pertama 2026, realisasi pendapatan cukai di Pasuruan dilaporkan telah menunjukkan tren positif yang sesuai dengan jalur perencanaan. Meski tantangan ekonomi global masih ada, optimisme untuk mencapai target tahunan tetap terjaga berkat pengawasan yang ketat di lapangan.

“Saat ini capaian kita sudah menyentuh angka sekitar 30 persen dari total target triliunan rupiah yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Untuk mendukung target tersebut, Bea Cukai Pasuruan mencatat ada ratusan pabrik rokok resmi yang saat ini beroperasi di bawah pengawasan mereka. “Tercatat ada 168 pabrik rokok resmi yang tersebar, di mana mayoritas atau sekitar 150 pabrik berada di wilayah kabupaten,” ungkap Hatta.

Hatta juga menegaskan bahwa keberadaan rokok ilegal merupakan ancaman nyata yang dapat mengganggu pencapaian target serta merugikan pabrik-pabrik resmi. Karena itu, tindakan tegas berupa pemberantasan rokok tanpa pita cukai terus digencarkan guna melindungi pengusaha legal yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan daerah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.