Peristiwa Kecelakaan di Tol KM 77 Pandaan-Malang, Polisi Tetapkan Sopir Truk Wingbox Sebagai Tersangka

oleh -23 Dilihat
WhatsApp Image 2024 12 25 at 20.46.02
Kapolres Batu, Putu Cholis Aryana saat konferensi pers di Pos Pelayanan Karanglo. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Peristiwa kecelakaan bus pariwisata yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia di tol KM 77 Pandaan-Malang ditangani polisi. Setelah dilakukan pemeriksaan, Polres Batu akhirnya menetapkan pengemudi truk wingbox sebagai tersangka.

Penetapan tersangka ini berdasar pasal 310 ayat 1, 2, 3, dan 4 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pengemudi truk tersebut bernama Sigit Winarno, 65.

Kapolres Malang, AKBP Putu Cholis Aryana menyatakan, walaupun sudah ditetapkan sebagai tersangka, sopir truk belum ditahan karena masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Dari hasil olah TKP, lanjut Putu, persesuaian alat bukti dalam peristiwa ini telah ditemukan. “Terdapat unsur kelalaian atau kesalahan yang dilakukan oleh sopir truk,” kata Putu saat konferensi pers di Pos Pelayanan Karanglo, Kabupaten Malang, Rabu (25/12).

Menurut Putu, pengemudi atau sopir truk tersebut merupakan warga Bojonegoro. Dia bekerja sebagai sopir untuk PT Rapi Translogistik Indonesia yang ada di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Saat peristiwa kecelakaan terjadi, Senin (23/12), Sigit Winarno berangkat dari Krian menuju Rungkut, Surabaya, untuk mengambil pakan ternak. Dari Rungkut, lalu mengantarkan barang tersebut ke tempat tujuan yang ada di Malang.

“Saat berada di Tol Pandaan-Malang KM 77, tersangka diduga lalai dalam mengemudikan kendaraannya sehingga menyebabkan kecelakaan yang menewaskan empat orang. Truk wingbox yang dikemudikan tersangka mengalami overheat dan tak kuat menanjak,” jelas Putu.

Tersangka atau sopir truk kemudian menepikan kendaraannya ke bahu jalan, tepat di lokasi yang kondisinya menikung dan menanjak. “Tersangka turun dari truk tanpa mematikan mesin dan persneling dalam kondisi netral. Namun, ia sempat menarik hand rem,” tutur Putu.

Putu mengungkapkan, ada risiko yang muncul saat truk diparkir di posisi tanjakan. Hal itu menyulitkan pengemudi yang berada di belakangnya karena pasti akan terkejut dengan objek besar yang terparkir di bahu jalan.

“Saat turun dari truk, tersangka memasang pengganjal dari kayu di roda depan kanan. Ia sempat bergeser ke pintu truk sebelah kiri dan membukanya untuk mengambil sesuatu,” ujar Putu.

Beberapa detik kemudian, lanjut Putu, truk berjalan mundur dan nyaris menabrak beberapa kendaraan. Truk baru berhenti total setelah menabrak bus Tirto Agung dengan nopol S 7607 UW yang berisi siswa SMP Islam Terpadu Darul Quran Mulia Bogor.

Putu menegaskan, polisi akan terus melakukan penyelidikan hingga ke pihak-pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban atas kelalaian dan kesalahan. Polisi juga akan memanggil pemilik kendaraan untuk dimintai keterangan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.